33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Hujan Es, Pohon dan Antena Radio Tumbang 

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, WONOGIRI – Suara air hujan yang berjatuhan di genting dan seng rumah warga Tegal Rejo, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri tidak seperti biasanya, Sabtu (17/3). Lebih bergemuruh. Setelah dicek, ternyata air hujan bercampur butiran es sebesar kelereng.
Fenomena alam yang terjadi selama tiga menit tersebut membuat, Nonis Murwanika Sari, 36, warga setempat terheran-heran. Sebab, pada pagi harinya cuaca cukup terik. “Pukul 13.30 mulai mendung, lalu hujan. Terdengar suara dari genting seperti disiram pasir. Saat dicek ternyata ada butiran-butiran es sebesar kelereng,” ujarnya.
Selain di sebagian Selogiri, hujan es juga terpantau hingga ke Wonogiri kota. “Di sini juga hujan es. Sekitar jam 14.00, sebesar kerikil. Suaranya juga seperti kerikil kalau dilempar ke genting,” tutur Henry Wasi Dipa warga Wonokarto, Wonogiri Kota.
Sebelumnya, lanjut Henry, turun hujan lebat disertai angin dan gemuruh petir. Hujan es hanya terjadi sesaat. Butiran es juga cepat mencair.
Kepala Seksi Data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Semarang Iis Widya Harmoko menjelaskan, hujan es merupakan femonena yang lazim terjadi di daerah tropis. Penyebabnya adalah terbentuknya awan kumulonimbus (CB) dan jaraknya cukup dekat dengan permukaan bumi.
“Durasinya (hujan es, Red) sangat singkat. Sekitar tiga sampai lima menit. Karena itu sifatnya lokal dan tidak merata,” ujarnya. Ciri-ciri akan terjadinya hujan es, lanjut Iis, biasanya disertai angin puting beliung.
Memang, hampir bersamaan dengan hujan deras, dua dahan pohon di Jalan Nguter-Wonogiri, tepatnya sebelah utara terminal Giri Adipura Wonogiri tumbang diterjang angin kencang.
Dampaknya, terjadi kemacetan kendaraan sekitar satu jam. Ekor kemacetan di sisi selatan terjadi di traffic light Krisak, sedangkan dari arah Solo di depan SPBU Kalikatir.
“Ada dua pohon tumbang. Terjadi saat hujan es sekitar pukul 14.00. Di depan SMPN 4 Wonogiri juga ada pohon tumbang, tapi hanya di pekarangan,” papar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Hariyanto.
Dampak lainnya, antena RSPD Giri Swara Wonogiri di Wonokarto setinggi 70 meter ambruk dan melintang di Jalan Yudistira XII, serta menimpa atap gudang masjid setempat. “Untuk sementara jalan lingkungan ditutup,” katanya. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. (kwl/wa/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

Dampingi Guru TK Peroleh Gaji

KENDAL—Ratusan guru TK di Kendal melakukan audensi ke DPRD Kendal. Para Guru TK merupakan eks pegawai kontrak bupati sejak 2005-2016. Mereka mengadukan nasibnya yang...

Inventarisir Kerusakan Jalan, Tuntas Sebelum Lebaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Berbagai persiapan infrastruktur mulai dikebut untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2018. Salah satunya peningkatan Jalan Kaligawe. Diharapkan arus lalu lintas di wilayah...

Parpol Diminta Susun LPJ Bantuan

MAGELANG - Sebanyak 36 orang pengurus partai politik (parpol) di Kota Magelang dari 9 parpol yang menerima bantuan parpol, diminta segera menyusun laporan pertanggungjawaban...

PB Glory Dominasi Pemula Putra

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Perkumpulan Bulutangkis (PB) Glory mendominasi juara kelompok usia tunggal pemula putra Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis I Salatiga 2018 dengan menguasai babak...

PKL Tujuh Kelurahan Rata Tanah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Terkait percepatan pembangunan normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Dinas Perdagangan Kota Semarang telah melakukan pembongkaran bangunan di tujuh kelurahan. Dari 12 kelurahan...

Bayar 5 Orang, Diberi 3 Tiket

WONOSOBO –Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Wonosobo dari sektor wisata masih saja terjadi. Kali ini dilaporkan dari pos pemungut retribusi wisata di gardu masuk...