33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Manfaatkan Gedung PPI Jadi Galeri IKM

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Revitalisasi Kota Lama terus berjalan. Sejumlah gedung telah direnovasi dan mulai dimanfaatkan. Kali ini empat blok bangunan milik PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) akan diubah menjadi rumah promosi Industri Kecil Menengah (IKM).
“Ini semua bentuk sinergi berbagai stakeholder, yang punya gedung PT  PPI, yang mengelola bangunan Pemerintah Kota Semarang dan supervisi oleh Kementerian Perindustrian RI serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sedangkan nantinya yang membantu untuk revitalisasi bangunan ini dari BNI,” kata Plh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu usai penandatanganan MoU antara Pemkot Semarang dengan PT PPI dan BNI, Kamis (15/3).
Ita sapaan akrab Hevearita mengatakan, bangunan milik PT  PPI seluas 2.000 meter persegi ini rencananya akan berisi galeri industri kreatif. Di dalamnya ada 7 industri, seperti industri fashion, kuliner, kerajinan tangan, furnitur, pakaian jadi, dan industri periklanan.
“Nanyinya industri kreatif Jawa Tengah akan diseleksi dan dijadikan satu di empat blok bangunan PPI ini. Sehingga akan memudahkan wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mencari oleh-oleh, belanja dan melihat produksi langsung industri-industri Jawa Tengah,” imbuhnya.
Menurut Ita, empat blok bangunan yang akan menjadi Galeri Industri Kreatif merupakan aset bukan milik pemerintah kota, sehingga tidak dapat dibiayai oleh Pemkot Semarang. Revitalisasi akan dibantu oleh Bank Negara Indonesia (BNI) senilai Rp 1 miliar, termasuk sistem manajemen dan pengelolaan keuangan juga akan dibantu BNI.
“Pak Wali (Hendrar Prihadi) selalu mendengung-dengungkan bahwa Semarang masuk dalam Smart City sehingga transaksi diupayakan secara cashless,” imbuh Ita yang juga merupakan Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang.
Sementara itu, Direktur Teknik Umum Dan Pengembangan PT PPI Bagja Ardi Mustawan mengatakan jika kerjasama yang dilakukan merupakan bentuk pemanfaatan sekaligus optimalisasi aset yang dimiliki oleh PT PPI. “Kebetulan aset ini utilisasnya masih nol sehingga kami jalin kerjasama pengembangan kawasan kota lama dengan membuat Rumah Promosi IKM,” kata Bagja. Bangunan seluas hampir 2000 meter persegi tersebut nantinya akan dipinjam pakai selama lima tahun untuk Galeri Industri Kreatif. (amu/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

TBRS Akan Dilengkapi Skywalk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemkot Semarang melalui Dinas Penataan Ruang (Distaru) menargetkan renovasi Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) dimulai tahun ini. Kepala Seksi Pengendalian Tata Ruang...

Warga Bangetayu “Serbu” Germas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ratusan warga kelurahan Bangetayu,Genuk, rabu pagi (19/9/18) “menyerbu” kantor kelurahan Bangetayu Wetan. Kedatangan mereka itu bukan untuk mendemo lurah, tapi beramai-ramai...

Tak Kalah dengan Karya Desainer Profesional

SEMARANG- Puluhan karya boga, busana, dan rias kecantikan dipamerkan dalam ajang Gelar Karya Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri...

Dobel Alhamdulillah

Oleh: Dahlan Iskan Saya sengaja pilih tidur. Biar pun ternyata ok: habis maghrib sudah bisa tiba di Istanbul. Masih bisa ikut rame-rame malam tahun baru....

Hendi Tutup Ruang Gerak Terorisme di Kota Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rentetan peristiwa aksi terorisme di berbagai daerah yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan kebelakang ini tidak dapat dipungkiri menjadi sebuah...

Siap Matikan Lucky Wahyu

SEMARANG – PSIS akan melakoni laga ketiga di ajang Liga 2/2017 menjamu Sragen United di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (4/4). Johan Yoga dkk bertekad...