33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

445 Ribu Pil Sapi Siap Edar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SLEMAN—Peredaran ratusan ribu obat keras golongan G Trihexiphenidhyl berhasil digagalkan aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 445 ribu butir obat yang sering disebut pil sapi disita dari sebuah rumah di kawasan Warungboto Umbulharjo Yogyakarta, Selasa (13/3) lalu. Polisi juga mengamankan 2 tersangka berinisial FH dan RF.
“Kami amankan RF terlebih dahulu dan di mobilnya ditemukan 3 boks pil Trihexiphenidhyl yang ternyata dibeli seharga Rp 3 juta dari FH yang lantas juga kami amankan,” jelas Direktur Reserse Narkoba Polda DIY, Kombes Polisi Wisnu Widarto saat gelar perkara di Mapolda DIY, Jumat (16/3).
Dari rumah FH di Warungboto, polisi mendapati barang bukti 411 boks masing-masing berisi 1.000 butir dan 34 plastik yang masing-masing juga berisi 1.000 butir. “Total yang kami amankan mencapai 445 ribu butir pil yang statusnya saat ini sudah ilegal karena izin edarnya sudah dicabut BPOM sejak 2015 lalu,” tegasnya.
Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda DIY, AKBP Erma Wijayanti Yusriana menjelaskan, dari pengakuan FH, dia berjualan pil sapi sejak 3 tahun lalu. Pil dia jual secara eceran. Polisi terus mendalami kasus ini guna menelusuri kemungkinan adanya sindikat lain.
“Pil ini obat keras, seharusnya untuk orang gila, untuk menenangkan karena efeknya memberi ketenangan, fungsi kerja otak diperlambat. Tapi oleh para tersangka justru dijual ke anak muda dan yang mengonsumi ini ketagihan,” jelasnya.
Pil-pil penenang tersebut dijual secara eceran. Harganya bervariasi antara Rp20 ribu hingga Rp30 ribu, tergantung jumlah pilnya. RF membeli pil tersebut dari FH seharga Rp1 juta tiap boks berisi 1.000 butir.
Kini kedua tersangka terpaksa mendekam di balik jeruji besi dan terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp 1 miliar. “Kita sangkakan pasal 196 junto pasal 98 ayat 1 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.” (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terus Edukasi Pedagang Daging 

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Menghadapi lebaran Idul Fitri 1439 H, Satpol PP Kota Salatiga bersama Dinas Pertanian mengadakan Patroli Edukasi para pedagang daging. Patroli dilaksanakan...

Honda Tambah Varian Baru CRF150 L

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Honda kembali memperkuat pasar motor kelas adventure. Salah satunya menghadirkan New Honda CRF150 L, dengan warna baru yakni Extreme Grey dan Extreme Black....

Kembangkan Potensi 229 Desa Wisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov harus benar-benar mengembangkan potensi wisata yang ada di desa se Jateng. Sebab, potensi tersebut sangat menarik mengingat setiap desa memiliki...

Mudah Sampaikan Aspirasi, Terbantu dalam Beraktivitas

Kota Semarang menjadi salah satu kota di Indonesia yang getol menerapkan konsep smart city. Sejak 2013 atau 4  tahun lalu, Semarang merintis ”kota pintar”...

Tanah Ambles di Dempel Meluas

TEMANGGUNG— Curah hujan yang tinggi di wilayah Temanggung bagian utara, menyebabkan bencana longsor. Tepatnya, di Dusun Dempel Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto. Musibah lain yang...

Overtonase 4 Kali Lipat Percepat Jalan Rusak

SEMARANG - Muatan berlebih atau overloading dan overdimensi hingga 4 kali lipat mempercepat kerusakan jalan dan menyebabkan terjadinya banyak kecelakaan di jalan raya. Namun...