31 C
Semarang
Rabu, 25 November 2020

Kodim 0716 Demak Kelola Bank Sampah

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Selain membuat kotor, sampah juga bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Di Kodim 0716 Demak, sampah justru ditabung atau dikumpulkan oleh anggota TNI sehingga bisa mendatangkan rupiah.
Mereka mendirikan sebuah bank sampah yang menampung berbagai jenis sampah dari seluruh angotanya. Bendahara bank sampah, Kapten Inf Suyitno  mengatakan, beberapa jenis sampah yang bisa di tabung antara lain plastik, logam, kertas, dan kaca yang termasuk dalam golongan sampah anorganik.
Sedangkan untuk sampah organik tidak ditabung melainkan diolah menjadi pupuk kompos.”Ada beberapa jenis sampah yang ditabung sehingga bisa mendatangkan rizki,” katanya.
Untuk melancarkan bank sampah ini, anggota membawa berbagai jenis sampah yang telah ditentukan. Ada petugas yang mengumpulkan, menimbang dan menaksir sampah-sampah yang disetorkan itu. “Sebelum ditabung, sampah milik nasabah ditimbang dan akan dihargai sesuai dengan jenisnya. Misalnya, sampah plastik dihargai sekitar Rp 1.500 sampai dengan Rp 4.500 per kilo tergantung jenisnya,” lanjut Suyitno.
Setelah dirupiahkan, maka nilai nominal tersebut akan dicatat pada buku tabungan nasabah. Uang yang terkumpul, baru bisa dicairkan minimal dalam 3 bulan.  Keuntungan yang bisa didapat anggota ketika menjadi nasabah bank sampah tersebut antara lain bisa mendapatkan uang serta lingkungan bersih dan sehat.
Barang-barang bekas yang telah ditabung akan dipilah oleh pihak bank sampah. Semua barang karena selain dijual kembali, sampah-sampah itu akan dibuat menjadi berbagai barang kerajinan tangan. (hib/bas)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...