Dua Diringkus, Lainnya Masih Buron

  • Bagikan
DIRINGKUS : Dua anggota komplotan pencuri generator dan diesel, milik PT HK dan PT Casakti, berhasil diamankan, Kamis (15/3). Tersangka lainnya masih buron. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
DIRINGKUS : Dua anggota komplotan pencuri generator dan diesel, milik PT HK dan PT Casakti, berhasil diamankan, Kamis (15/3). Tersangka lainnya masih buron. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dua anggota komplotan pencuri generator dan diesel, milik PT HK dan PT Casakti yang ada di area Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLTMH) senilai Rp 56 juta, berhasil diringkus oleh anggota Buser Satreskrim Polres Pekalongan dan Polsek Kandangserang, Kamis (15/3). Ada pelaku lain yang masih buron. Meski begitu petugas sudah mengantongi identitas pelaku.
Karyawan PT HK, Subandi, 31, mengatakan kasus pencurian di areal pembangunan PLTMH di Desa Lambur, sudah kali keduanya. Kali ini yang dicuri generator milik PT HK dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 56 juta.
Menurutnya pencurian terjadi di blok Sibacin Dukuh Lambur IV, Desa Lambur Kecamatan Kandangserang. Peristiwa baru diketahui pukul 08.30 WIB. Saat masuk kerja, Subandi dibuat kaget dengan hilangnya dynamo generator merk Denyo warna oranye 10.000 watt milik PT Casakti dan mesin diesel merk Yanmar warna oranye-hitam  18 PK milik PT HK. Padahal mesin tersebut ditutup terpal warna biru, yang sebelumnya berada di depan warung milik warga setempat. “Saya langsung lapor ke kantor, kemudian dilaporkan ke Polsek Kandangserang,” ungkap Subandi.
Sementara itu, Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar, menjelaskan, berdasarkan laporan dari PT HK, Sat Reskrim Polres Pekalongan dan Polsek Kandangserang melakukan olah TKP dan dari informasi masyarakat, diketahui alat-alat yang dicuri berada di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, dan sudah di jual di daerah Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.
Berdasarkan  informasi tersebuit, Polres Pekalongan menerjunkan dua tim. Masing-masing dipimpin Kapolsek Kandangserang dan Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto. Dari hasil penelusuran, dua tersangka dapat dibekuk dan kini diamankan di Mapolres Pekalongan.
“Tersangka lainnya masih DPO, namun untuk identitasnya sudah diketahui petugas, kedua tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Untuk ancaman hukuma paling lama 9 tahun penjara,” jelas AKP M Dahyar. (thd/zal)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *