Pindah ke Pandanaran II

Relokasi PKL Taman KB

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pedagang kaki lima (PKL) Taman KB akan segera dipindah ke Jalan Pandanaran II Semarang. Dinas Perdagangan Kota Semarang akan membuat shelter di jalan tersebut secara permanen.

“Shelter nantinya akan dibangun oleh Djarum Foundation, kami minta izin ke wali kota untuk kekhususan, karena bagaimana pun juga pedagang sudah legowo untuk pindah,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto, Selasa (13/3).

Relokasi bersifat penataan bukan penggusuran. Untuk itu, Fajar akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Satlantas dan Dishub untuk melakukan rekayasa lalu lintas guna menghindari kesemrawutan. “Untuk mencegah kepadatan, kami akan berkoordinasi dengan Dishub dan Satlantas,” tambahnya.

Sambil menunggu shelter dibangun, saat ini para pedagang diperbolehkan berjualan di beberapa titik, seperti trotoar depan SMA Negeri 1 Semarang. Ia sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Semarang untuk tidak  menertibkan lapak sementara milik pedagang. “Pasalnya soal mencari nafkah, sementara berjualan di depan SMA N 1 Semarang tidak masalah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi berpendapat, rencana relokasi harus dipikirkan ulang apalagi shelter dibangun secara permanen di bahu jalan. “Bukan solusi itu, malah berampak buruk bagi pengguna jalan dan pejalan kaki, serta menambah kesemrawutan,” tegasnya.

Menurut dia, Dinas Perdagangan harus mencarikan solusi yang pas. Sehingga keberadaan PKL Taman KB tidak merugikan warga lain. Salah satunya mencari tempat lain yang didapat digunakan pedagang secara permanen dan tidak kembali digusur. “Bisa jadi memanfaatkan lahan kosong milik Pemkot atau membeli tempat strategis untuk dibangun shelter yang dapat ditempati oleh pedagang PKL Taman KB,” ucapnya. (den/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -