33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Pertengahan Maret Sudah Harus Rata

Pembongkaran Kios di Bantaran BKT

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perdagangan menargetkan pada 23 Maret 2018 mendatang, seluruh kios PKL di bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) kelurahan kaligawe dan Tambakrejo sudah rata dengan tanah. Hal ini menyusul percepatan proses normalisasi BKT yang saat ini sedang berjalan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menjelaskan, para PKL sudah diberi surat edaran berisi pemberitahuan bahwa 13-20 Maret 2018 merupakan batas pembongkaran. Selanjutnya, pada 21-22 Maret, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan meratakan lokasi dengan menggunakan backhoe.
“Hari ini (kemarin, red) kami melakukan pembongkaran tahap awal, dibantu kecamatan Gayamsari dan Muspika setempat. Kami mendengarkan pula tuntutan mereka bahwa mereka siap melakukan pembongkaran sendiri sampai tanggal 20,” ujar Fajar.
Dalam pembongkaran tahap awal ini, sedikitnya ada 15 kios di kelurahan Kaligawe yang dibongkar, dari total keseluruhan 148 kios. Sementara di Tambakrejo ada 17 kios yang dibongkar. PKL dari Tambakrejo ini nantinya akan ditempatkan di Pasar Barito Baru (Penggaron, red) atau klitikan lantai 2 sebagai kuliner. Sebanyak 30 pedagang dari Kaligawe juga akan menempati pasar Barito Baru atau klitikan, namun dengan membuat kios sendiri.
”Ini mereka baru kita arahkan untuk pinjam kredit wibawa milik koperasi. Sementara yang lainnya menempati shelter yang kita bangun di Sawah Besar timur. Lainnya ada di pasar Waru dan di pasar Bulu,” jelasnya.
Salah satu pedagang Eko memilih membongkar sendiri kiosnya. Sebab, dengan membongkar sendiri, ia bisa memilih barang-barang bekas kios yang sekiranya masih bisa dimanfaatkan.
”Batas akhirnya tanggal 20. Kalau dari sekarang kan masih bisa dibongkar sedikit-sedikit sembari memilih barang yang masih bisa digunakan,” jelasnya. (sga/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...