14.9 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Lansia dan Penyandang Disabilitas Dapat Sembako

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz, menyalurkan bantuan sosial berupa 600 paket sembako, kepada warganya yang lanjut usia dan penyandang disabilitas se-Kota Pekalongan, pada Selasa (13/3).

Penyerahan tersebut dihadiri asisten Pembangunan Setda Sri Wahyuni, Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pekalongan, Gunindyo bertempat di aula Kelurahan Medono Kecamatan Pekalongan Selatan.

Wali kota mengatakan, bantuan sosial paket sembako tersebut merupakan bukti konkret kepedulian Pemkot Pekalongan dalam mewujudkan kesetaraan dan kesejahteraan masyarakat tanpa diskriminasi. Baik fisik, psikis maupun segala bentuk perbedaan lainnya.

“Bantuan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia dan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2017 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas,” terangnya.

Ia menambahkan, kelompok lanjut usia dan para penyandang disabilitas adalah warga yang mengalami keterbatasan fisik, psikis, intelektual, mental dan atau sensorik dalam jangka waktu tertentu, yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan persamaan hak.

“Adapun konsep pemberian bantuan sosial ini, tentunya mengakomodasi masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas, yang tidak menerima bantuan jaminan sosial, seperti PKH, BPNT maupun KJS,” tambahnya.

Saelany juga mengimbau kepada penerima bantuan agar tidak melihat besaran bantuan secara fisiknya semata-mata, namun sebagai wujud perhatian Pemkot Pekalongan terhadap kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa tapi saya harap penerima bantuan melihat dari upaya pemerintah dalam memperhatikan masyarakat lansia dan disabilitas,” harapnya. (han/lis)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...