33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Kampanye Sosial lewat Tulisan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – HOBI menulis sejak SMA, disadari oleh Dhyanara Novi Paramita memiliki manfaat yang besar. Tak hanya bagi dirinya, namun juga lingkungannya. Meski sejak SMP hingga SMA, ia terdidik secara Islami dalam pesantren, tidak lantas membuatnya menjadi penulis seputar keagamaan.
“Justru saya pikir sudah ada orang-orang yang berpikiran terkait Islam dan mendalami serta lebih pantas menuliskannya. Toh, isu di sekeliling saya khususnya secara sosial lebih banyak,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (13/3).
Dhyan –sapaan akrabnya– mengaku justru lebih mendalami isu sosial, namun cukup krusial berkaitan dengan perempuan. Sehingga tulisannya kini lebih mengarah ke arah kampanye sosial ketimbang keagamaan. Menurutnya, persentase tulisan agamanya hanya 0,5 persen saja.
“Sekarang lebih mengarah ke kampanye sosial, saya arahkan ke persoalan feminisme. Karena perempuan itu masih banyak yang menganggap dirinya lemah, tidak percaya diri, objek kekerasan, dan lainnya,” terang lulusan jurusan D3 broadcasting Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang kini tengah menempuh S1 Komunikasi.
Dara kelahiran Jogjakarta, 22 tahun lalu ini sering menggunakan kesempatan saat dirinya menjadi asisten dosen (asdos) untuk mengajak mahasiswa yang lain, khususnya perempuan, untuk lebih percaya diri. Menurutnya, perempuan tidak boleh hanya diam, namun harus berani mengutarakan pendapat. “Saya asdos di mata kuliah teknik penyajian dan wawancara, saya minta mahasiswa untuk menuliskan apa yang membuat mereka tidak pede di depan kamera maupun wawancara. Nah dari situ ketahuan, bahwa masalah yang paling banyak dihadapi ya kekurangan fisik,” jelas  presenter TVKU ini.
Lulusan PPMI Assalam ini mengatakan, membaca dan menulis adalah dua hal yang tidak bisa lepas. Kendati begitu, Dhyan mengaku tidak memiliki role model dalam menulis. Namun beberapa waktu terakhir ia sering membaca karya Seno Gumira Ajidarma. “Novel Seno Gumira ini gaya penulisannya mirip dengan saya,” ucapnya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Kenapa Siswa Harus Belajar Ekonomi?

RADARSEMARANG.COM - ILMU ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani oikos yang...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...