33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Ditantang Kembangkan Ekonomi Kreatif

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA–Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga ditantang bisa mengembangkan ekonomi kreatif. Pasalnya, meski minim sumber daya alam, namun Kota Salatiga memiliki sumber daya manusia melimpah, yakni masyarakat yang toleran serta memiliki kepandaian, mengingat ada sejumlah kampus besar.
Hal itu diungkapkan Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Be Kraf), Fadjar Hutomo, di sela acara Sharia Banking for Creative Bussiness Matching di Hotel Grand Wahid Salatiga, Selasa (13/3). Lima perbankan syariah juga turut diundang untuk bertatap muka langsung dengan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) perihal pembiayaan dengan perbankan syariah yang nantinya akan difasilitasi oleh Bekraf.
“Kami mempertemukan antara pengusaha kreatif dengan perbankan. Ada banyak akses permodalan yang bisa diambil dan sangat membantu untuk mengembangkan usaha. Tentunya dengan persyaratan yang ada sebagai pelaku perekonomian,” jelas Fadjar.
Kegiatan bussiness matching ini, untuk mempertemukan antara pelaku ekraf dengan perbankan syariah guna mengetahui apa saja syarat untuk mengakses pembiayaan yang ditawarkan perbankan syariah ini.
Fadjar melanjutkan, akses permodalan masih menjadi masalah dalam mengembangkan perekonomian. Di Indonesia sendiri, ia menambahkan, sumber permodalan Rp 6000 triliun terdapat di perbankan dan hanya Rp 11 triliun yang ada di Perusahaan Modal Ventura.
Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI Jamal Mirdad menandaskan, peran ekraf pada perekonomian nasional terbilang tinggi. Karena itu, pihaknya ingin mendorong para pelaku ekraf untuk terus mengembangkan usaha mereka.
Sebanyak 200 pelaku ekraf hadir dalam acara itu. Dikatakan, ekraf telah menyumbang hampir Rp 1000 triliun PDB nasional. Berkaca dari hal ini, perbankan syariah diharapkan bisa menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha ekraf yang ingin mengembangkan usahanya.
Wali Kota Salatiga Yuliyanto juga memaparkan peran ekraf pada roda perekonomian daerah. “Kehadiran BeKraf harus dimanfaatkan. Kota Salatiga memiliki fokus dalam pengembangan ekonomi kreatif,” katanya. (sas/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dorong Miliki Ikon Alat Musik Tradisi

UNGARAN–Kabupaten Semarang hingga kini belum memiliki alat musik khas tradisi. Anggota Komite Seni Kreatif Dewan Kesenian Kabupaten Semarang (DKKS) Muhammad Fajar Afiatno mengatakan hal...

Pemkot Gelar Wayangan dan Tumpengan Gratis

SEMARANG- Memperingati tahun baru 1 Muharram 1439 Hijriyah, Kamis (21/9), Pemerintah Kota Semarang akan menggelar wayang kulit bertajuk “Anoman Maneges” dengan dalang Ki Anom Dwijo Kangko...

Beredar Poster Deklarasi Capres dari KAHMI, Anies Sebut Itu Hoax

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan poster deklarasi capres dirinya atas nama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) adalah hoax. Bahkan dia menyebut...

Dikeroyok, Tewas Dibacok

MAGELANG– Diduga akibat salah sasaran, BBG, 27, warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, meregang nyawa akibat dibacok senjata tajam oleh sekelompok orang tak dikenal...

Polres Siap Tindak Tegas

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Jelang penetapan nomor urut calon pasangan gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Jateng 2018, Polres Kendal mengimbau para pendukung untuk tidak saling melakukan...

Qasima Magelang Hibur Warga Projo Tegal

RADARSEMARANG.COM, TEGAL– Qasima Magelang menghibur warga Tegal dalam rangka halal bi halal Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Tegal. Acara yang bertempat di halaman rumah Ketua...