33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Tempat Karaoke Masih Bebas Beroperasi

Pemkab Harus Tegas Tegakkan Perda

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Meski sudah ada Perda Nomor 2 Tahun 2015 yang mengatur segala bentuk penyakit masyarakat (pekat), namun karaoke sebagai sumber pekat justru masih bebas beroperasi.  Perda pekat tersebut juga telah mengatur larangan minuman keras (0 persen), tindak asusila, prostitusi dan lainnya.
Ketua DPRD Demak, H Nurul Muttaqin mengatakan, mestinya dengan adanya Perda itu tempat karaoke sudah bisa ditindak tegas. “Perlu diketahui, semua usaha karaoke di Demak ilegal alias tanpa izin. Kenapa tidak berani menutup,” kata Ketua PC GP Ansor Demak ini.
Karena itu, kata Nurul, saat ini sudah tidak perlu lagi meributkan adanya Perda dan Perbup. Sebab, Perda ada sudah cukup untuk menutup karaoke. “Tinggal bagaimana kemauan politik (goodwill) pemerintah daerah untuk menegakkan perda yang ada,” katanya.
Nurul mengatakan, di Kabupaten Pati hanya dengan berbekal Perda Pariwisata sudah bisa untuk menutup karaoke. “Mengapa Demak yang sudah ada Perda pekat tidak bisa?,”tanya dia.
Ketua Pansus Perda Perizinan DPRD Demak, Mu’thi Kholil menambahkan, dalam rapat dengan Badan Perizinan Pemkab Demak telah disetujui untuk tidak memperpanjang izin dan atau menerbitkan izin baru terkait usaha studio musik yang menjadi kedok usaha karaoke. “Jadi, sebetulnya sudah selesai. Tinggal Bupati Demak memerintahkan untuk menutup karaoke. Sekarang sudah banyak yang izinnya habis. Tinggal menutup,” ujarnya.
Dia mengatakan, Pemkab Demak mestinya dapat bercermin dari penutupan Alexis dan tempat karaoke lainnya di Jakarta oleh Gubernur  yang baru dilantik dua bulan. Caranya, izin yang sudah habis tidak diperpanjang lagi.  “Kudus juga melakukan hal yang sama. Jepara Pungkruk pun dihajar. Pati pun demikian,” kata politisi Partai Gerindra ini. (hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...