Ida Diwanti-wanti Jangan Korupsi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO – Cawagub Jateng Ida Fauziyah terus melakukan silaturahmi dengan masyarakat. Saat menyapa masyarakat di Pasar Suronegaran, Kabupaten Purworejo, ia diwanti-wanti agar tidak korupsi. Banyak pesan dan harapan yang disampaikan pedagang maupun pembeli kepada mantan Ketua Umum Fatayat tersebut.
“Kalau nanti jadi, mugo-mugo iso mbangun Jawa Tengah lan ojo  korupsi,” ujar Rohmah, pedagang sayur di pasar tersebut. Rohmah menambahkan, masyarakat harus diperhatikan, utamanya warga kelas bawah sehingga kesejahteraannya meningkat. Warga Baledono, Purworejo ini juga mendoakan agar langkah Ida menjadi wakil gubernur tercapai. “Mugi lancar, asal kalau sudah jadi benar-benar memikirkan rakyate,” tegasnya.
Ida Fauziyah sempat kaget karena tiba-tiba disalami salah seorang warga. “Nama saya juga Ida, pengin salaman dan foto bersama,” katanya kemudian mengajak Ida Fauziyah berfoto bersama.
Warga bernama Ida tersebut juga berharap Ida Fauziyah bersama Sudirman Said benar-benar bisa membawa Jateng semakin baik. Di pasar tersebut, Ida juga membeli sejumlah barang, seperti ikan, tahu, buah duku, dan gula Jawa asli buatan warga Purworejo.
Ida menyatakan, pergi ke pasar tradisional merupakan kebiasaannya. Ia ingin tetap nguri-uri pasar tradisional. Selain itu, di pasar tradisional semua barang kebutuhan juga lengkap. “Saya sudah biasa ke pasar tradisional, beli barang-barang yang dijajakan. Saya hobi ke pasar, saya banget lah soal pasar,” katanya.
Ida mengakui banyak harapan dan pesan dari masyarakat yang beraktifitas di pasar. Bahkan, pasar tradisional merupakan denyut perekonomian masyarakat yang harus terus dipertahankan. Karena  ribuan masyarakat menggantungkan hidup di pasar tradisional. “Tentu semakin hari, pasar tradisional harus semakin baik, sehingga keberadaannya benar-benar menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat,” terangnya. (fth/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -