33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Bupati Kudus Serahkan Rastra dan KKS

Dukung Kebijakan Presiden RI Jokowi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Bupati Kudus H Musthofa mendukung penuh kebijakan Presiden RI Joko Widodo untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat. Yakni pemberian beras untuk rakyat sejahtera (rastra) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Menteri Sosial RI.
Bupati pun turun langsung menyerahkan dan memastikan penyaluran rastra dan KKS ini berlangsung dengan baik. Lokasinya, kali ini di Kecamatan Dawe dan Jekulo, kemarin (12/3). Bupati hadir bersama sekda dan pejabat terkait. Termasuk dari pihak BNI Kudus, Divre Bulog Karesidenan Pati, serta dihadiri ratusan penerima.
”Tahun ini ada yang berbeda dari rastra daripada tahun sebelumnya. Jika sebelumnya ada uang tebusan untuk memperolehnya, tahun 2018 ini bantuan sosial rastra diberikan secara gratis untuk 35.166 KK,” ungkap bupati.
Selain itu, bupati juga menyerahkan KKS sebanyak 22.666 penerima untuk se-Kabupaten Kudus. Dengan KKS ini, masyarakat penerima bisa melakukan pengecekan saldo rekening penerima di bank atau ATM serta agen-agen yang tersebar di setiap desa.
“Data penerima ini telah melalui verifikasi dari dinas hingga tingkat RT dan desa,” kata bupati yang pagi itu menyerahkan rasta untuk 7.191 penerima di Dawe, dan 4.780 penerima di Jekulo.
Namun demikian, bupati meminta kesadaran masyarakat penerima yang sudah dirasa mampu untuk mengalihkan kartu tersebut kepada yang masih membutuhkan. Pembagian dan penyerahan ini dia meminta camat dan kades sebagai pelayan masyarakat untuk memfasilitasi.
Untuk beras rastra, bupati yakin beras medium yang dibagikannya berkualitas bagus dan layak konsumsi. Sedangkan KKS senilai Rp 500 ribu per tiga bulan ini dipastikan tanpa ada potongan. Karena semua dilakukan dengan sistem transfer. “Untuk melayani masyarakat, terutama yang sepuh, saya minta petugas bank melayani yang baik. Karena mayoritas belum familier dengan perbankan dan ATM,” pesan bupati dua periode ini.
Pada kesempatan tersebut, bupati memberikan penjelasan dengan praktik penggunaan kartu dengan EDC untuk memastikan jumlah saldo yang ada. Selain itu, dia meminta agar kartu disimpan dengan baik agar aman.
“Kartu ini jangan sampai hilang dan rusak, nggih. Ini hak panjenengan. Monggo kartu disimpan yang baik, termasuk mengingat nomor PIN kartu,” pesannya usai menyerahkan simbolis KKS untuk Dawe dan Jekulo.
Kepada masyarakat, bupati berpesan jangan lupa budi baik seseorang. Kebijakan dari presiden dilaksanakan olehnya sebagai bupati di daerah. “Program ini adalah kebijakan Presiden Jokowi, yang layak diteruskan agar kesejahteraan makin meningkat,” ajak Musthofa.
Seminggu sebelumnya, bupati telah menyerahkan rastra dan KKS ini untuk Kecamatan Mejobo. Salah seorang penerima, Djemi, asal Desa Golantepus mengaku senang menerima rastra dan KKS ini. Seorang nenek yang sepuh ini akan mempergunakannya dengan baik. “Matur nuwun Pak Bupati,” katanya. (lil/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

2.500 Pelajar Deklarasikan Budaya Damai

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Ribuan pelajar di Kendal melakukan aksi deklarasi budaya damai. Aksi melibatkan 2.500 pelajar siswa SMK, SMA, MA dan SMP yang dilakukan...

92 Pasangan Ikuti Itsbat Nikah

KAJEN  –  Sebanyak 92 pasangan dari 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Paninggaran, Lebakarang dan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/3) melakukan sidang Itsbat nikah atau pengesahan pernikahan, yang...

Bayi Cantik Ditemukan Warga

JOGJA- Bayi mungil berjenis kelamin perempuan, Kamis (2/11) dinihari ditemukan di teras rumah warga bernama Naufal bin Nafal, warga Balakan RT 5 Sumberagung, Jetis...

Tak Merasa Doping, Mualipi Pasrah

SEMARANG – Tiga atlet Jateng yaitu Mualipi (binaraga), Mheni (binaraga) dan Jendri Turangan (berkuda) yang kemarin meraih medali di ajang PON Jabar 2016 tentu...

Siapkan Generasi Muda Berkarakter

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – SMK Citra Medika Kota Magelang menyiapkan peserta didiknya menjadi generasi muda yang berkarakter, berkarya dan mendunia (BBM). Sebagai langkah awal, sebanyak...

Buron Sebulan, Pelaku Pencabulan Ditangkap

KENDAL—Kasus kekerarasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kendal. Kali ini menimpa gadis belia berinnisial FR, 13, yang masih duduk bangku...