Bupati Kudus Serahkan Rastra dan KKS

Dukung Kebijakan Presiden RI Jokowi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Bupati Kudus H Musthofa mendukung penuh kebijakan Presiden RI Joko Widodo untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat. Yakni pemberian beras untuk rakyat sejahtera (rastra) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Menteri Sosial RI.
Bupati pun turun langsung menyerahkan dan memastikan penyaluran rastra dan KKS ini berlangsung dengan baik. Lokasinya, kali ini di Kecamatan Dawe dan Jekulo, kemarin (12/3). Bupati hadir bersama sekda dan pejabat terkait. Termasuk dari pihak BNI Kudus, Divre Bulog Karesidenan Pati, serta dihadiri ratusan penerima.
”Tahun ini ada yang berbeda dari rastra daripada tahun sebelumnya. Jika sebelumnya ada uang tebusan untuk memperolehnya, tahun 2018 ini bantuan sosial rastra diberikan secara gratis untuk 35.166 KK,” ungkap bupati.
Selain itu, bupati juga menyerahkan KKS sebanyak 22.666 penerima untuk se-Kabupaten Kudus. Dengan KKS ini, masyarakat penerima bisa melakukan pengecekan saldo rekening penerima di bank atau ATM serta agen-agen yang tersebar di setiap desa.
“Data penerima ini telah melalui verifikasi dari dinas hingga tingkat RT dan desa,” kata bupati yang pagi itu menyerahkan rasta untuk 7.191 penerima di Dawe, dan 4.780 penerima di Jekulo.
Namun demikian, bupati meminta kesadaran masyarakat penerima yang sudah dirasa mampu untuk mengalihkan kartu tersebut kepada yang masih membutuhkan. Pembagian dan penyerahan ini dia meminta camat dan kades sebagai pelayan masyarakat untuk memfasilitasi.
Untuk beras rastra, bupati yakin beras medium yang dibagikannya berkualitas bagus dan layak konsumsi. Sedangkan KKS senilai Rp 500 ribu per tiga bulan ini dipastikan tanpa ada potongan. Karena semua dilakukan dengan sistem transfer. “Untuk melayani masyarakat, terutama yang sepuh, saya minta petugas bank melayani yang baik. Karena mayoritas belum familier dengan perbankan dan ATM,” pesan bupati dua periode ini.
Pada kesempatan tersebut, bupati memberikan penjelasan dengan praktik penggunaan kartu dengan EDC untuk memastikan jumlah saldo yang ada. Selain itu, dia meminta agar kartu disimpan dengan baik agar aman.
“Kartu ini jangan sampai hilang dan rusak, nggih. Ini hak panjenengan. Monggo kartu disimpan yang baik, termasuk mengingat nomor PIN kartu,” pesannya usai menyerahkan simbolis KKS untuk Dawe dan Jekulo.
Kepada masyarakat, bupati berpesan jangan lupa budi baik seseorang. Kebijakan dari presiden dilaksanakan olehnya sebagai bupati di daerah. “Program ini adalah kebijakan Presiden Jokowi, yang layak diteruskan agar kesejahteraan makin meningkat,” ajak Musthofa.
Seminggu sebelumnya, bupati telah menyerahkan rastra dan KKS ini untuk Kecamatan Mejobo. Salah seorang penerima, Djemi, asal Desa Golantepus mengaku senang menerima rastra dan KKS ini. Seorang nenek yang sepuh ini akan mempergunakannya dengan baik. “Matur nuwun Pak Bupati,” katanya. (lil/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -