33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Biro Hukum Belum 'Disambati' Kepala SMAN 1

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG  Biro Hukum Setda Pemprov Jateng tidak bisa semata-mata memberikan pendampingan hukum kepada Kepala SMAN 1 Semaran, Endang Suyatmi Listyaningsih, yang digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Meski kewenangan SMA/SMK ada di tangan Pemprov Jateng, kepala sekolah berhak memilih lawyer sendiri untuk melakukan pendampingan hukum.
Kepala Biro Hukum Setda Jateng, Indrawasih, menjelaskan, jika gugatan itu ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng atau Gubernur Jateng, sudah dipastikan pihaknya yang harus maju. Pasalnya, itu sudah menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
“Kalau yang digugat kepala sekolah, kami tidak bisa langsung memberikan pendampingan hukum. Kalau mau ditangani sendiri dan sudah punya lawyer, ya tidak apa-apa,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (9/3).
Beda jika kepala sekolah meminta tolong kepada Biro Hukum. “Kalau disambati, kami akan bergerak. Toh kepala sekolah itu kan anaknya Pak Gubernur. Kalau tidak minta tolong, ya kami tidak bisa ikut-ikutan,” ujarnya.
Apalagi, lanjutnya, sesuai kode etik, pengacara tidak boleh mencari klien. Meski begitu, dalam kasus gugatan Kepala SMAN 1 Semarang ini, tetap ada hubungan birokrasi antara pihak sekolah dan Biro Hukum Setda Pemprov Jateng. Kepala sekolah tetap melapor kepada Kepala Disdikbud untuk diteruskan kepada Gubernur dan Sekda Jateng.
“Jadi tidak saling menunggu. Kami tetap saling koordinasi. Kalau etisnya, ada permintaan jadi kuasa hukum atau pendampingan hukum,” terangnya.
Seperti diketahui, Suwondo, orang tua Anindya Puspita Helga Nur Fadhila (Anin), siswi yang dikeluarkan dari SMA Negeri 1 Semarang melayangkan gugatan ke PTUN Semarang. Sebagai objek sengketa adalah Surat Pengembalian Siswa ke Orang Tua/Wali dengan Nomor 422/104/II/2018 tanggal 14 Februari 2018 atas nama Anindya Puspita Helga Nur Fadhila yang dikeluarkan oleh Kepala SMAN 1 Semarang, Endang Suyatmi Listyaningsih.
Ketua PTUN Semarang sendiri sudah menunjuk tiga majelis hakim, yakni Indah Mayasari sebagai ketua didampingi dua hakim anggota, Oktova Primasari dan Panca Yunior Utomo. Gugatan dari wali siswa tersebut tercatat dengan nomor registrasi 31/G/2018/PTUN.Smg. Gugatan diajukan oleh Suwondo, warga Jalan Sendangmukti Barat III/177 RT 03 RW 09, Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Semarang, melalui 9 tim kuasa hukumnya yang tergabung dalam Tim Advokasi Peduli Anak Bangsa (TAPAB). Mereka adalah Listyani Widiyaningsih, Denny Septiviant, Atatin Malikhah, Aris Septiono, Abdun Nafi Al Fajri, Kahar Muamalshah, Ahmad Rifan Nawawi, Andi Sulistiyo dan Sukarman.
Gugatan tersebut diajukan setelah somasi yang dikirimkan kepada kepala sekolah tidak direspons. Somasi itu berisi permohonan agar mencabut objek sengketa surat tersebut. (amh/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...