33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Wali Kota Responsif Tanggapi Keluhan

Revisi SPPT PBB Bukan Inkonsistensi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi blak-blakan terkait alasannya menurunkan besaran PBB Kota Semarang tahun 2018. Dirinya menampik jika kebijakan mengoreksi nilai PBB Kota Semarang tahun 2018, merupakan cerminan inkonsistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Ia menegaskan jika kebijakan menurunkan nilai PBB 2018 sebanyak 40 persen tersebut justru sebagai bagian dari upaya responsif Pemkot Semarang dalam menanggapi keluhan masyarakat.
“PBB Kota Semarang tahun 2018 ditetapkan awal Januari 2018 melalui sebuah kajian yang panjang. Ternyata di bulan Januari, Kota Semarang mendapat tekanan inflasi yang cukup tinggi sebesar 0,81 persen. Maka masyarakat terbebani, sehingga kami koreksi,” kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi saat membuka kegiatan Penyampaian SPPT PBB 2018 Baru Kota Semarang, di Balaikota Semarang, Kamis (8/3) kemarin.
Menurut Hendi, pengambilan kebijakan untuk menurunkan nilai PBB Kota Semarang tahun 2018 sangat penting dilakukan, mengingat adanya contoh buruk pada kasus serupa di beberapa negara. “Banyak contoh negara yang hancur, karena menaikkan pajak di saat kondisi ekonomi tidak baik. Bahkan, masyarakat menjadi resah dan kondisi ekonomi justru semakin memperburuk. Saya tidak ingin itu terjadi di Kota Semarang,” tegas Hendi.
Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Hendi meminta agar SPPT PBB Kota Semarang tahun 2018 yang baru, bisa segera terdistribusi seluruhnya. “Pendistribusian SPPT PBB 2018 Kota Semarang yang baru ini harus dilakukan secepat mungkin, agar keresahan masyarakat tidak berlarut-larut,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Yudi Mardiana menargetkan pembagian SPPB PBB 2018 yang baru akan selesai pada Maret 2018 ini. Adapun tahapannya, pada minggu pertama, SPPT akan diserahkan kepada lurah. Kemudian minggu kedua, kepala kelurahan melakukan pemilahan berdasarkan lokasi RT dan RW penerima SPPT. Selanjutnya minggu ketiga, baru dilakukan penyerahan kepada RT dan RW setempat. Baru pada minggu keempat, SPPT akan diserahkan RT masing-masing kepada penerima SPPT PBB Kota Semarang tahun 2018 yang baru, sekaligus penarikan SPPT PBB tahun 2018 yang lama.
“Tentu saja saya sangat mengharapkan, kawan-kawan yang ada di kecamatan, kelurahan, RW maupun RT dapat menjalankan pendistribusian SPPT PBB yang baru ini sesuai jadwal yang telah ditargetkan,” tutur Yudi. (sga/ida)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Persiapan Minim, Tak Menyangka Raih Emas

RADARSEMARANG.COM - Tujuh siswa asal Jateng berhasil memborong medali emas, perak dan perunggu  dalam lomba sains di Korea Selatan. Mereka bersaing dengan peserta dari...

Melongok Jemparingan di Balkondes Wringinputih

Balai ekonomi desa (Balkondes) Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, dilengkapi arena olahraga tradisional. Jenisnya panahan atau biasa disebut jemparingan. JEMPARINGAN merupakan olahraga panahan. Yang membedakan,...

“Klinik BI Indi” Membantu Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika

RADARSEMARANG.COM - LOLA seorang siswi SMP. Dia tergolong siswa yang cukup rajin di sekolahnya. Ia selalu hadir di kelas pada saat jam sekolah. Hanya...

ABG Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

KAJEN–Lantaran suka menonton film porno melalui ponsel, Ag,16, warga Desa Sinagohprendeng, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, tega mencabuli dan menyetubuhi tujuh anak Sekolah Dasar (SD)...

Menguji Efek Rotasi

SEMARANG – PSIS Semarang dipastikan akan tampil tanpa lima pemain pilar mereka dalam laga lanjutan babak 16 besar Liga 2 versus PSMS Medan di...

BPS Ukur Tingkat Investasi Kota Magelang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Magelang akan melaksanakan survei disagresi pembentukan modal tetap bruto (PMTB), sebuah survei untuk mengukur tingkat investasi di...