33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Dana Desa Meningkat, Rp 227 M untuk 272 Desa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperoleh alokasi anggaran untuk desa atau dana desa dari APBN tahun 2018 sebesar Rp 227,8 miliar untuk 272 desa. Dana Desa tersebut setara dengan 16 APBD tahun 2018 Pemkab Pekalongan.
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengungkapkan bahwa dana desa tahun 2018 ini nilainya lebih besar jika dibandingkan tahun 2017 lalu. Yakni, naik sebesar Rp 5,3 miliar yakni sebesar Rp 227.842.747.000, atau rata-rata per desa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 837.000.000.
Menurutnya penyaluran dana desa tertinggi adalah Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang yakni Rp 1.287.792.000. Sedangkan yang paling rendah adalah Desa Kandangserang Kecamatan Kandangserang dengan total Rp 687.387.000.
“Setelah Dana Desa ini masuk ke rekening masing-masing desa, maka laksanakan sesuai dengan Musrenbangdes. Saya mohon para kepala desa (Kades) untuk menjalankan program ini sebaik-baiknya. Sepanjang sesuai aturan, jalankanlah. Kalau ragu-ragu, bertanyalah kepada camat atau ke Dinas PMD P3A dan PPKB. Perlu diketahui juga, semua elemen masyarakat mengawasi dana desa ini,” ungkap Bupati Asip, Kamis (8/3) kemarin.
Bupati Asip juga mengatakan bahwa bantuan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Pekalongan trennya selalu naik. Namun jika terjadi penurunan di tingkat desa, berarti ada komponen-komponen yang secara teori dinilai sudah berhasil.
“Jika desa menerima Dana Desa dengan jumlah kecil, menunjukkan bahwa  kepala desanya semakin hebat. Karena desa tersebut sudah mandiri dan baik. Karena sudah diukur dengan norma dan aturan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat,” ujar Bupati.
Sedagkan para kades yang memiliki prestasi dan inovasi, harus mendapatkan reward dari Pemkab Pekalongan. “Terima kasih saya sampaikan kepada para kades atas kontribusi besar dalam pembangunan wilayah dan selalu berjuang terus-menerus untuk memikirkan masyarakatnya,” kata Bupati Asip.
Bupati Asip juga mengingatkan agar pengelolaan bantuan keuangan oleh pemerintahan desa dilaksanakan dengan baik, tertib administrasi, tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran. Pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup dan untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat desa. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rudi-Dance Pilih Blusukan dan Jenguk Warga Sakit

SALATIGA - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) tak memanfaatkan agenda kampanye terbuka yang sudah dijadwalkan Komisi...

Ingin Lihat Sunrise, Berakhir di Jalan Sempit

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO — Aplikasi peta online kembali menyesatkan penggunanya. Rombongan wisatawan yang akan melihat sunrise atau matahari terbit di Bukit Sikunir Kecamatan Kejajar Kabupaten...

Akhirnya Pindah Bandung

CIKARANG-Gelaran babak delapan besar Grup Y akhirnya ada sedikit kejelasan. Setelah batal digelar di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, operator PT Liga Indonesia Baru (LIB)...

Silaturahmi Ramadan Pimpinan DPRD Kota Semarang

SEMARANG – Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Kita diperintahkan untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan sesama. Hal ini juga yang dilakukan oleh...

Pengelolaan Berganti Controlled Landfill

MUNGKID - Sistem pengelolaan TPA Pasuruhan di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang diubah oleh Dinas Lingkungan Hidup. Pengelolaan dengan sistem tradisional atau hanya ditumpuk kini...

Mahasiswa Keperawatan UM Magelang Ucap Janji

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Mahasiswa Prodi Keperawatan Fikes UM Magelang melakukan ucap janji Sabtu  (11/8). Acara bertema Menyiapkan Generasi yang Smart, Berkarakter dan Berdaya Saing...