33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Cegah Kejahatan, Polres Bentuk Tim  Leopard

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Maraknya aksi kejahatan yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan, Kapolres Pekalongan, membentuk tim khusus reaksi cepat yang diberi nama Tim Leopard, Kamis (8/3) kemarin. Tim tersebut bertugas menjaga kondusivitas dan keamanan masyarakat, serta mencegah berbagai aksi kejahatan.
Tim ini berjumlah 15 personel dari satuan kerja, seperti Satuan Sabhara, Reserse Kriminal dan Intelkam. Mereka menjalani pelatihan dan ketrampilan khusus, agar siap menjalankan tugas secara profesional.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Tim Leopard melakukan kegiatan patroli menyisir wilayah hukum Polres Pekalongan, mulai dari wilayah pegunungan hingga pesisir, yang tersebar pada 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan yang dianggap rawan kejahatan. Bahkan tim ini, bisa masuk ke gang-gang di permukiman warga untuk memburu pelaku kejahatan, seperti di wilayah Kecamatan Kedungwuni, Wiradesa dan Bojong, yang padat permukiman.
Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan mengatakan bahwa tim yang terbentuk ini hanya melakukan pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan jalanan, seperti tawuran, balap liar dan pembegalan dengan gerak cepat. “Tim Leopard tidak bisa melakukan penyelidikan,” kata AKBP Wawan.
Kapolres juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan tugasnya, Tim Leopard lebih melakukan tindakan preventif. Namun, jika terdapat indikasi tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban, Tim Leopard bisa dengan sigap melakukan pengejaran terhadap pelaku tindak kejahatan tersebut.
Menurutnya Tim Leopard sudah dibekali pengetahuan dan ketrampilan khusus, dilatih secara profesional untuk mengatasi berbagai situasi. “Setiap anggota Tim Leopard sudah memiliki kemampuan tempur jarak dekat dan teknis penggerebekan. Bahkan, bisa melakukan tindakan tegas dengan menembak di tempat terhadap pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan ketika ditangkap. Atau pelaku kejahatan yang membahayakan orang lain,” jelas AKBP Wawan. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kasi Diskominfo Terancam 4 Tahun Penjara

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Diduga melakukan penipuan dan penggelapan, Kasi Kemitraan Komunikasi dan Teknologi Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang Taufan Yuristian Dalimarta dijerat...

Master Alex Kecewa Penyidik Polrestabes

SEMARANG – Kasus perdata terkait objek perkara penjualan rumah secara melawan hukum dengan penggugat pemilik rumah yakni mantan pelatih taekwondo nasional asal Semarang Alex...

Latih 33 Grup Tari, Kerap Tampil di Luar Negeri

RADARSEMARANG.COM - Zulfikar adalah salah satu pelatih Tari Ratoh Jaroe di Semarang. Setidaknya sudah 33 grup tari asal Aceh ini yang dilatihnya. Seperti apa? SIGIT...

Magelang Masuk Dapil Jateng 8

MAGELANG –Komposisi daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu Legislatif 2019 akan berubah. Kota dan Kabupaten Magelang tidak lagi masuk dapil Jateng 6 bersama Kabupaten Purworejo,...

Pabrik Susu

Berita viral kali ini datang dari Aura Kasih. Itu karena dia meradang. Dia mengamuk di Insta Story-nya. Kegeraman Aura Kasih itu diposting ulang akun Instagram...

Warga Titip Aspirasi pada Ida

RADARSEMARANG.COM, SOLO - Calon wakil gubernur Jateng Ida Fauziyah berkesempatan melakukan silaturahmi saat dirinya ikut salat subuh berjamaah di Masjid Laweyan, Pajang, Surakarta, Minggu...