Beranda Jateng Demak Desak Penutupan Tempat Karaoke

Desak Penutupan Tempat Karaoke

Others

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Geraka Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Demak terus menggalang dukungan masyarakat dan santri untuk mendorong pembubaran tempat karaoke diwilayah Kota Wali. Ini untuk menindaklanjuti pernyataan sikap yang disampaikan sebelumnya.
Berdasarkan data yang dirilis GP Ansor, tercatat ada 32 usaha karaoke di Kabupaten Demak.  Tempat usaha karaoke ini tersebar di desa-desa dibeberapa kecamatan. Yaitu, di wilayah Kecamatan Mranggen, Karangawen, jalan lingkar Kota Demak, Wonosalam, dan Kecamatan Kebonagung.
Paling banyak di wilayah Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, yakni sekitar 10 tempat karaoke. Ketua PC GP Ansor Demak, H Nurul Muttaqin mengatakan, informasi yang diperoleh, sudah ada beberapa pengusaha karaoke yang mulai mengalihkan asetnya untuk usaha diluar daerah. Bahkan, ada juga yang beralih usaha ternak ayam.
“Jadi, penggalangan dukungan akan kita lakukan disemua pondok pesantren (Ponpes) se Kabupaten Demak. Kita juga terus roadshow silaturahmi ke para ulama dan kiai untuk meminta dukungan,” katanya, kemarin.
Diantara Ponpes yang telah membuka posko dukungan penolakan dan pembubaran karaoke adalah Ponpes Nurul Hikmah, yang berada di Jalan Kiai Singkil Nomor 16, Kota Demak. Selain menyediakan formulir dukungan, melalui baliho besar, warga dan santri juga dapat leluasa membubuhkan tandatangannya untuk pernyataan sikap di Ponpes tersebut. Baliho yang dipasang didinding ponpes diberikan tulisan.
Ketua  GP Ansor Kota Demak, Solichul Hadi mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya surat terbuka yang dikeluarkan PC GP Ansor dalam upaya membubarkan karaoke. “Semoga Kota Wali Dibebaskan dari maksiat. Menjadi kota yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” ujarnya dalam  surat pernyataan sikapnya. (hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

12,293FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Related News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Penantian D-dimer