PRESS FOR PROGRESS, Selamat Hari Perempuan Internasional 2018!

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

Lalu, bagaimana perayaan Hari Perempuan Internasional seharusnya dilakukan?

Dilansir dari The Sun, Kamis (8/3), hari perempuan ini menyatukan pemerintah global, organisasi wanita, bisnis, dan badan amal untuk bergerak bersama di bawah bendera Internasional Women’s Day. Biasanya, untuk menyampaikan aspirasi hak perempuan, berbagai kegiatan seperi talkshow, pertunjukan, demonstrasi, acara networking, dan pawai dilakukan di seluruh dunia.

Ilustrasi perayaan Hari Perempuan Internasional
(The sun)

Untuk tahun ini, Hari Perempuan Internasional hadir dengan tema Press for Progress. Berdasarkan situs resminya, tema ini diangkat agar wanita bisa terus bergerak dan berani untuk menggapai kesetaraan gender di segala bidang.

“Panggilan yang kuat untuk #PressforProgress ini adalah ajakan yang kuat untuk memotivasi dan mempersatukan teman, rekan kerja, dan seluruh masyarakat untuk berpikir, bertindak, dan be gender inclusive,” tulis situs Internasional Women’s Day.

Hari yang dikhususkan untuk perempuan ini sebenarnya berasal dari Hari Wanita diadakan di New York pada tanggal 28 Februari 1909, yang diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika. Setahun kemudian, di Konferensi Wanita Internasional di Kopenhagen, perwakilan Sosialis mengusulkan agar ada Hari Perempuan Internasional.

Para delegasi pun sepakat bahwa hari internasional harus dibentuk sebagai bagian dari strategi untuk mempromosikan hak yang sama untuk perempuan.

Sejak itu, Internasional Women’s Day pertama kali diadakan di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss pada tanggal 19 Maret 1911. Dua tahun kemudian, pada 1913, peringatan diusulkan pada 8 Maret.

Mengapa kita masih merayakan Hari Perempuan Internasional?

Tujuan awal Hari Perempuan Internasional adalah mewujudkan kesetaraan gender bagi perempuan. Meski sudah banyak wanita menduduki posisi penting dan bergerak bebas, tapi sebenarnya hak perempuan belum sepenuhnya dipenuhi.

Seperti yang diungkapkan Gender Pay Gap, kalau di Inggris masih ada wanita berpenghasilan sampai 14 persen lebih rendah dari pria. Pada Januari 2018, Ladbrokes, EasyJet dan Virgin Money mengungkapkan selisih gaji lebih dari 15 persen untuk pria.


(ce1/ana/JPC)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -