33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

PRESS FOR PROGRESS, Selamat Hari Perempuan Internasional 2018!

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

Lalu, bagaimana perayaan Hari Perempuan Internasional seharusnya dilakukan?

Dilansir dari The Sun, Kamis (8/3), hari perempuan ini menyatukan pemerintah global, organisasi wanita, bisnis, dan badan amal untuk bergerak bersama di bawah bendera Internasional Women’s Day. Biasanya, untuk menyampaikan aspirasi hak perempuan, berbagai kegiatan seperi talkshow, pertunjukan, demonstrasi, acara networking, dan pawai dilakukan di seluruh dunia.

Ilustrasi perayaan Hari Perempuan Internasional
(The sun)

Untuk tahun ini, Hari Perempuan Internasional hadir dengan tema Press for Progress. Berdasarkan situs resminya, tema ini diangkat agar wanita bisa terus bergerak dan berani untuk menggapai kesetaraan gender di segala bidang.

“Panggilan yang kuat untuk #PressforProgress ini adalah ajakan yang kuat untuk memotivasi dan mempersatukan teman, rekan kerja, dan seluruh masyarakat untuk berpikir, bertindak, dan be gender inclusive,” tulis situs Internasional Women’s Day.

Hari yang dikhususkan untuk perempuan ini sebenarnya berasal dari Hari Wanita diadakan di New York pada tanggal 28 Februari 1909, yang diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika. Setahun kemudian, di Konferensi Wanita Internasional di Kopenhagen, perwakilan Sosialis mengusulkan agar ada Hari Perempuan Internasional.

Para delegasi pun sepakat bahwa hari internasional harus dibentuk sebagai bagian dari strategi untuk mempromosikan hak yang sama untuk perempuan.

Sejak itu, Internasional Women’s Day pertama kali diadakan di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss pada tanggal 19 Maret 1911. Dua tahun kemudian, pada 1913, peringatan diusulkan pada 8 Maret.

Mengapa kita masih merayakan Hari Perempuan Internasional?

Tujuan awal Hari Perempuan Internasional adalah mewujudkan kesetaraan gender bagi perempuan. Meski sudah banyak wanita menduduki posisi penting dan bergerak bebas, tapi sebenarnya hak perempuan belum sepenuhnya dipenuhi.

Seperti yang diungkapkan Gender Pay Gap, kalau di Inggris masih ada wanita berpenghasilan sampai 14 persen lebih rendah dari pria. Pada Januari 2018, Ladbrokes, EasyJet dan Virgin Money mengungkapkan selisih gaji lebih dari 15 persen untuk pria.


(ce1/ana/JPC)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terbuka bagi Semua Kalangan, Banyak Ukir Prestasi

Sejak diterbitkannya Keputusan Presiden No 6 Tahun 2000 oleh Presiden Abdurahman Wahid, olahraga barongsai segera hidup lagi dan menjadi atraksi yang memikat di seluruh...

Dua Bocah Ditemukan Tewas Di Kolam Retensi

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Dua bocah ditemukan tewas di kolam retensi Kompleks GOR Pandanaran Kecamatan Bergas, Rabu (10/1) petang. Mayat pertama kali ditemukan oleh salah...

Siwal Juara Lomba Desa Hebat

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Puncak gelaran Lomba Desa Hebat Kabupaten Semarang 2017 berlangsung pada Kamis (28/12) kemarin, dengan diumumkannya Desa Siwal sebagai juara I. Desa yang...

Kampanye Cinta Budaya Lokal

Semakin lunturnya budaya lokal membuat sekelompok pemuda membentuk Komunitas Tembang Jiwa Jateng. Sudah dua tahun lebih mereka menggelar event rutin sebagai upaya melestarikan dan...

Nelayan Diminta Beralih ke Alat Ramah Lingkungan

BATANG—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengimbau para nelayan yang selama ini menggunakan cantrang, untuk segera beralih menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Meskipun pelarangan...

PKS Fasilitasi Cek Kesehatan Bacaleg

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah bekerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr Amino Gondohutomo mengadakan cek kesehatan bagi para...