33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Khawatir Ada Penggelembungan 

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bangunan KUD Usaha Mina yang berada di Pasar Tambaklorok, terdampak pelebaran jalan Kampung Bahari dibongkar, Rabu (7/3). Sedikitnya terdapat 23 bangunan permanen yang dirobohkan dalam giat yang dihadiri camat, lurah dan sejumlah OPD ini. Warga berharap pemerintah memperhatikan para pemilik kios yang sudah lama menempati KUD Usaha Mina.
Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro P Martanto mengatakan, pembongkaran ini sempat menuai protes dari para pemilik kios. Namun, setelah dilakukan mediasi dan dijanjikan akan diberikan ganti untung dalam waktu dekat, akhirnya warga bisa memahami dan menyetujui.
Endro menyampaikan rasa terimakasihnya kepada paguyuban KUD Usaha Mina yang sudah mempercayakan pembangunan ini kepada pemerintah. Dia mengatakan, yang terpenting saat ini adalah secara fisik bangunan dapat dirobohkan. Sebab jika tidak, maka akan menghambat proses pembangunan proyek pemerintah pusat ini.
”Terimakasih atas kerjasama, masyarakat hingga aparat, sehingga giat ini berjalan lancar,” ujarnya.
Muhlisin, salah seorang pemilik kios mendukung pemerintah dalam pembangunan ini. Hanya saja, dirinya ingin agar pemerintah memperhatikan para pemilik kios yang sudah lama menempati KUD Usaha Mina. Utamanya dalam hal pendataan pedagang. Sehingga nantinya tidak terjadi penggelembungan jumlah pedagang ketika pasar yang baru sudah jadi.
”Sebab data yang Sekarang ini asal-asalan. Semuanya ikut mendata karena ada kepentingan,” keluhnya.
Muhlis juga meminta agar dirinya mendapatkan prioritas untuk memilih letak kios. Jangan sampai, lanjutnya, ia yang sebelumnya memiliki kios di bagian depan, ketika pasar yang baru sudah jadi justru mendapatkan bagian di belakang.
Mengenai persoalan ganti untung, Muhlisin dan sejumlah pemilik kios lainnya mempercayakan kepada pemerintah kota melalui camat Semarang Utara. ”Kemarin Pak camat menjaminkan diri bahwa dana itu (Dana ganti untung dampak pelaksanaan proyek,Red) akan turun,” tegasnya. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sita 293 Botol Miras dan 1 Jerigen Arak

DEMAK-Aparat Satpol PP Pemkab Demak melakukan razia besar-besaran di wilayah Kecamatan Kebonagung. Hasilnya, sebanyak 293 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan satu jeriken...

Kerangka Manusia di Gudang Tua

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Sebuah kerangka manusia yang diduga penjaga sebuah rumah tua bekas gudang batik, ditemukan oleh warga yang akan menebang pohon. Lokasi penemuan...

Lina Dendam Pernah Disepatani Korban

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dugaan Yuliana Anggraini alias Lina alias YA, 16, sebagai otak pembunuhan  terhadap istri pejabat Bank BRI, Meta Novita Handhayani, 38, terbukti....

MTs Nurussalam Tersono Ukir Beragam Prestasi

BATANG - Jauh dari ibukota Kabupaten Batang, tak berarti sekolahnya minim prestasi. Hal tersebut dibuktikan MTs (Madrasah Tsanawiyah) Nurussalam Tersono yang terletak di Jalan Tersono...

Ajak Anggota Jaga Keselamatan

RADARSEMARANG.COM - MENURUT AKP Muhammad Adiel Aristo, anggota Kepolisian bukanlah super hero, yang bisa jalan sendiri saat melayani masyarakat. Butuh dukungan semua pihak, agar...

Rumdin Bupati Diduga Dijadikan Tempat Mabuk dan Mesum

KENDAL—Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Kendal yang berada di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota Kendal hingga kini belum difungsikan sebagaimana mestinya. Bangunan yang telah menghabiskan anggaran...