33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Bisnis Online Shop, Butuh Kecepatan Internet

Pemerintah Dituntut Sediakan Infastruktur

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perkembangan teknologi informasi atau era digitalisasi saat ini, mendorong munculnya bisnis jual beli online. Sayangnya, infastruktur penyedia layanan internet di Indonesia sangat tertinggal, dari segi jaringan lebih lambat dari negara tetangga.
Hal tersebut disampaikan Juliari Batubara, anggota Komisi VI yang membidangi Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, Standarisasi Nasional DPR RI dalam Talk Show From Bolgger to Entrepreneur di All Stay Hotel Semarang, Selasa malam (6/3) kemarin.
Menurutnya, modal untuk berwirausaha atau berbisnis online adalah teknologi dan ide kreatif, berani dan mau mencoba hal-hal baru. “Menjadi pengusaha memang pertama harus berani dulu, punya ide agak unik, tidak takut merugi, lalu dapat bergaul,” katanya.
Selain itu, pemerintah harus mendukung dengan menyediakan infrastruktur yang memadahi untuk para pengusaha. “Akses internet memadahi merupakan modal utama bisnis online shopping yang kini menjadi usaha sampingan masyarakat,” paparnya.
Walaupun menggiurkan, lanjut Julari, bisnis online shop juga memiliki tantangan berat. Di antaranya persaingan yang semakin sengit antar penjual, sehingga setiap produk yang dihasilkan harus memiliki keunikan agar menarik minat pembeli. “Balik lagi harus kreatif agar tidak kalah saing,” pungkasnya.
Sementara itu, Agustina Dwi Jayanti penggiat wisata Jawa Tengah, mengaku bisa mengenalkan Pasar Karetan Boja yang terletak di tengah hutan kepada masyarakat luas, melalui kekuatan sosial media dan blog. Lokasi wisata tersebut kini banyak dikunjungi oleh masyarakat. “Melalui Blog dan Instragram, yang dulunya sepi, kini bisa terkenal dan meningkatkan perekonomian warga setempat,” katanya.  (den/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalan 150 untuk Tahun ke 115

Oleh: Dahlan Iskan Saya lupa. Ini kan ulang tahun ke 115 Harley Davidson. Makanya kok banyak touring. Di jalan-jalan di Amerika. Saya memang harus lupa. Saya ...

Minta RSUD Benahi Parkir

“Ruang parkir dalam tidak bisa muat banyak. Kemudian, lahan parkir tambahan depan RSUD Tidar, yaitu Giant Supermarket, juga tidak memenuhi.” WALUYO - Anggota Komisi B...

Ngefly Pakai Obat Batuk, 2 Pemuda Diamankan

PEKALONGAN-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan mengamankan dua pemuda yang dalam kondisi setengah sadar dan nyaris teler, di Bong Cino, Kamis malam...

Terus Kembangkan Inovasi

KENDAL - SDN 3 Kertosari tak mau kalah dengan sekolah inti di Kecamatan Singorojo. Pasalnya sekolah ini menerapkan sistem pembelajaran inovatif. Buktinya sekolah ini...

3 Penjudi Dadu Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Apes dialami Basri, 56, dan Ronjali, 49, warga Mluweh Kecamatan Ungaran Timur, serta Khoiru Rozikin, 32, warga Bangetayu Kulon, Genuk Kota...

Kabar Gembira bagi Slankers! ”Konser Spesial Slank bersama Shopee” Siap Menggebrak BSD

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kabar gembira bagi para Slankers. Band legendaris Indonesia yang baru saja sukses menggebrak Kota Semarang dalam Apel Kebangsaan pada Minggu 17...