33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Talut Ambrol Siswa Trauma

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— Sejumlah siswa SD Negeri Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang mengalami trauma usai ambrolnya talut sekolah, kemarin. Talut ambrol pascadaerah tersebut diguyur hujan deras.
Meski kerusakan infrastruktur tidak sampai pada bangunan fisik sekolah, bencana itu seperti membuka trauma lama para pelajar. Bagaimana tidak, April tahun lalu, sekolah itu jadi salah satu daerah terdampak banjir bandang yang menewaskan banyak warga Sambungrejo.
Menurut informasi yang dihimpun koran ini, ambrolnya talut tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 siang, kemarin. Saat itu, sebagian aktivitas belajar mengajar sedang berlangsung.
“Siswa berhamburan keluar karena takut. Mereka masih trauma dengan kejadian setahun lalu,” ungkap Cahyono, salah satu saksi mata.
Longsor berasal dari tebing setinggl 5 meter dengan panjang enam meter yang mengelilingi ujung sekolah tersebut. Material longsor kemudian menutup hampir seperempat halaman sekolah SD N Sambungrejo tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, longsor diduga akibat sumbatan air yang melewati selokan di atas sekolah tersumbat.
“Disinyalir akibat dari tumpukan material batu yang masih berada di selokan yang berada di atas SDN Sambungrejo  serta penumpukan sampah membuat air membludak karena hujan deras,” tutur Edy.
Air yang membludak itu, katanya, kemudian menghancurkan talut SDN Sambungrejo. “Kita sudah lakukan assessment oleh tim reaksi cepat wilayah Grabag. Akan kita lakukan langkah-langkah untuk melindungi bangunan sekolah,” papar dia. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ultah Mal, Bagikan 2.000 Es Krim

SEMARANG - Sebanyak 2.000 es krim dibagikan gratis oleh Mal Ciputra kepada para pengunjung, Selasa (12/12). Acara bagi-bagi es krim ini merupakan bagian dari...

3.818 Peserta Bersaing di UMPN 2017 Polines

SEMARANG- Sebanyak 3.818 peserta Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) 2017 yang mendaftar di Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengikuti ujian tertulis di kampus Polines, Tembalang,...

Belajar dan Bermain, Mengapa Tidak?

PEMBELAJARAN tidak sekadar penyampaian materi semata, namun juga pemberian motivasi serta menumbuhkan minat siswa untuk belajar, sehingga suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dengan dukungan...

Inventarisir Kerusakan Jalan, Tuntas Sebelum Lebaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Berbagai persiapan infrastruktur mulai dikebut untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2018. Salah satunya peningkatan Jalan Kaligawe. Diharapkan arus lalu lintas di wilayah...

Hidupkan Semangat Kebangsaan

SEMARANG - Realitas kekinian menunjukkan prasangka, kebencian, fitnah, intoleransi, dan kekerasan sangat mengancam kebinekaan dan demokrasi. Padahal, semangat hidup bersama di atas perbedaan dan...

Kasi SMP Dituntut 2 Tahun Penjara

SEMARANG - Kepala Seksi (Kasi) Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten non-job, Suramlan, dituntut dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta...