33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

UPPKB Subah Terbanyak Lakukan Tilang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), Subah, Kabupaten Batang Jawa Tengah melakukan tindakan tilang tertinggi di Indonesia. Perlu diketahui di seluruh Indonesia terdapat 26 UPPKB yang beroperasi.

“Ditilik dari banyaknya penindakan berupa tilang, kami masih yang tertinggi di Indonesia,” ungkap Kepala UPPKB Subah, Arif Munandar, Selasa (6/3/18).

Dia menjelaskan, dalam tiga bulan terakhir di tahun 2017 UPPKB Subah  melakukan tilang sebanyak 3000 surat tilang. Jumlah tersebut meningkat menjadi 5,069 hanya di bulan Januari dan Febuari 2018.

“Dibanding periode tahun sebelumnya, penindakan tilang terhadap angkutan barang mengalami peningkatan tajam di tahun 2018.  Pelanggar terbanyak didominasi muatan yang melebihi tonase, disusul pelanggaran dimensi angkutan barang dan masa uji atau KIR yang habis masa berlakunya” jelas dia.

Dari data rekap per lima bulan, terhitung sejak Oktober 2017 hingga Febuari 2018, lanjut dia, tercatat pelanggaran muatan atau kelebihan tonase ada 7.102 kendaraan angkutan barang. Kemudian pelanggaran dimensi kendaraan tercatat 442 dan pelanggaran masa uji (KIR) habis ada 372 kendaraan angkutan barang.

“Total selama lima bulan tersebut sudah melakukan penindakan sebanyak 7.917 surat tilang,” terangnya.

Kendati UPPKB Subah teratas dalam hal tilang, namun UPPKB Subah bila ditinjau dari kelengkapan fasilitas maupun luasan lahan masih tergolong jauh dari ideal. Menurutnya, peran UPPKB Subah akan lebih maksimal bila diimbangi dengan kelayakan sebuah unit yang sangat berkontribusi terhadap pendapatan negara.

“Dua hal yang perlu jadi perhatian adalah luasan lahan dan fasilitas trek masuk timbangan yang hanya ada satu trek. Luas lahan sekarang hanya 3.000 meter persegi dari yang seharusnya 5.000 meter persegi sesuai standarnya,” tutur dia.

Dikatakan, dengan hanya ada satu trek timbangan akan sangat berpotensi terjadi penumpukan kendaraan. Sedangkan luasan lahan sekarang tidak mencukupi untuk menampung kendaraan parkir untuk memudahkan petugas melakukan pengecekan kendaraan angkut barang secara menyeluruh.

“Meskipun kami banyak memiliki keterbatasan namun tetap melaksanakan kerja sesuai protap. Perlu diketahui dalam satu hari kami memberlakukan 3 sif kerja untuk tiga regu dengan masing-masing regu ada 10 petugas yang bekerja,” pungkasnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Miskin Dapat Santunan e-Sakti

BATANG-Keluarga miskin yang meninggal dunia di Kabupaten Batang, sejak 25 Oktober lalu, mendapatkan santunan sebesar Rp 1 juta. Untuk mempermudah dan mengawal agar santunan...

43 Klub Junior Bertanding

TEMANGGUNG—Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Temanggung menggelar turnamen bola voli antarklub junior putra-putri hingga Minggu (27/8) lusa. Turnamen dibuka oleh Ketua Umum...

Menanamkan Karakter Siswa Melalui Kemitraan

RADARSEMARANG.COM - MEMBENTUK Siswa yang berkarakter bukan suatu upaya mudah dan cepat. Hal tersebut memerlukan upaya terus menerus dan refleksi mendalam untuk membuat rentetan...

Tradisi Nyadran Sebagai Simbol Kerukunan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tradisi nyadran di Desa Kalongan Kecamatan Ungaran Timur hingga kini masih terus terjaga. Hal tersebut nampak dalam perayaan sadranan yang dilaksanakan...

UIN Walisongo Juara II Lomba Debat

SEMARANG – Tim mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Belum lama ini UIN Walisongo menyabet Juara II lomba...

2 Gudang Terbakar, 3 Orang Luka

SEMARANG – Kurun waktu sehari, terjadi dua kasus kebakaran di Kota Semarang. Pada peristiwa ini juga mengakibatkan tiga orang warga terluka dan harus dilarikan...