31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Perawatan Jalan jadi Tantangan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng harus menghadapi tantangan baru usai pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang digenjot sejak 2014. Tantangan besar tersebut adalah bagaimana pemeliharaan jalan agar infrastruktur benar-benar tetap bagus.
Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirichadl mengatakan, pada 2018 dari Rp 744,3 miliar anggaran infrastruktur, alokasi untuk pemeliharaan lebih besar dari peningkatan jalan. Anggaran tersebut untuk peningkatan dan pemeliharaan seluruh jalan provinsi sepanjang 2404,7 km. “Anggaran pemeliharaan Rp 395,15 miliar, sedangkan peningkatan Rp 349,18 miliar. Dana tersebut diperuntukkan jalan sepanjang 43 kilometer untuk peningkatan. Sisanya untuk pemelihara jalan dan jembatan,” katanya saat Dialog bersama Parlemen “Memantapkan Infrastruktur Jateng” di Hotel Noormans Semarang, kemarin.
Ia menambahkan, alasannya, sembari terus membangun hingga 100 persen jalan provinsi, jalan yang telah dibangun perlu dipelihara. Ia mencontohkan beberapa ruas jalan yang membutuhkan perhatian khusus. Contohnya ruas jalan Cangkiran-Boja-Singorojo karena tidak ada bahu jalan jadi longsor, itu harus diperhatikan. Brebes juga ada, di Badungsari-Salem. Juga, Sumowono-Kaloran. “Di ruas tertentu memang ada yang rawan longsor. Dengan kondisi tersebut, pemeliharaan menjadi tantangan tersendiri, baik karena bencana alam, karena perilaku pemakai, maupun karena usia,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, Hanung Triyono mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah melaksanakan pekerjaan betonisasi sepanjang 567,6 kilometer. Selain itu, telah ada overlay serta pelebaran sepanjang 1001,6 kilometer sehingga total 1570 kilometer jalan provinsi telah ditingkatkan. Panjang itu senilai 65 persen dari total jalan provinsi yang jadi target RPJMD.
“Untuk mencapai pencapaian pembangunan sekaligus merawat yang ada, kami sudah mengilustrasikan, jika rata-rata sejak 2014-2018 adalah Rp 1,3 triliun tiap tahun terus terealisasi, 5 tahun kedepan sudah bisa 100 persen sekaligus pemeliharan tetap berjalan,” katanya. (fth/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here