33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Sudirman Kunjungi Rumah Anin

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kejadian yang menimpa siswa SMAN 1 Semarang Anindya Helga (Anin) dan Muchammad Afif Ashor (Afif) menarik simpati berbagai pihak. Calon Gubernur Jateng Sudirman Said salah satunya. Sabtu (3/3) malam, Sudirman mengunjungi kediaman Anin di Jalan Selomoyo Mukti Barat, Semarang.
“Saya harus mendalami ini semua. Tapi secara sepintas saya ingin mengingatkan bahwa pendidikan itu tidak hanya untuk membangun pengetahuan, tapi juga kreativitas dan inisiatif anak-anak,” kata Sudirman.
Dia mengatakan, keseimbangan antara pendidikan di ruang kelas dan organisasi penting dijaga. Tindakan yang terlalu keras terhadap aktivitas organisasi akan membuat mereka terganggu dalam pengembangan kreativitas. “Jadi, tetap harus dilihat hati-hati. Tapi bagaimanapun yang diutamakan harus kepentingan siswa,” ujarnya.
Menurut Sudirman,  jika terbukti ada kasus bullying memang harus ada tindakan. Tetapi, imbuh pria yang berhasil membubarkan Petral ini, harus kembali pada spirit pendidikan, disamping membangun pengetahuan juga harus  membangun perilaku.
“Pengembangan keterampilan kreativitas cara mereka memperoleh lifeskill. Dan berorganisasi termasuk bagian pembangunan attitude dan perilaku. Harus ada keseimbangan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, lanjutnya, memang sejak beberapa tahun terakhir pengelolaan SMA dan SMK diambil alih oleh provinsi, jadi sudah waktunya pemprov mengambil tindakan.  “Karena selain soal bully, juga persoalan lain banyak yang melilit SMA dan SMK. Saya rasa ini adalah alarm bagi kita,” katanya.
Pria yang membongkar kasus Papa Minta Saham tersebut juga berpesan pada Anin bahwa semua ujian harus dihadapi. “Ini harus dinikmati. Karena tidak semua orang mendapat atau dihadapkan persoalan seperti ini. Yang menimpa Anin ini bisa menjadi inspirasi kita semua, bahwa jangan pantang menyerah menegakkan kebenaran,” ujarnya.
Sudirman menegaskan bahwa kunjungannya tersebut bukan urusan cagub, namun urusan hati, urusan kemanusiaan. “Karena saya pernah mengalami kejadian hampir sama, ujian dalam pendidikan. Kalau saya lebih ke soal pembayaran. Saya merasakan betul ketika sedang semangat-semangatnya belajar terus ujian besar menghadang,” katanya.
Setelah ngobrol beberapa saat, Sudirman bertanya lebih jauh soal Anin. Dan juga menyinggung soal umur. Ternyata keduanya memiliki tanggal dan bulan lahir yang sama, yakni 16 April.  “Wah, serba kebetulan. Semoga Anin mendapat kemudahan dan kekuatan dalam kejadian ini,” pesannya.
Sementara itu Anin berharap dapat mengikuti jejak Sudirman dalam menempuh jenjang pendidikan serta karir. “Setelah saya melihat sendiri, saya meyakini Pak Dirman orang yang bijak. Pengin meniru jejak beliau,” harapnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tempati Eks Rel KA, Warga Minta Sertifikat

MUNGKID—Puluhan warga dari Paguyuban Panca Tekad Kecamatan Secang, berunjuk rasa di di kompleks Pemkab Magelang, kemarin. Mereka meminta Pemkab memfasilitasi hak mereka untuk tinggal...

PDIP Targetkan Dua Kursi dari Dapil Jateng I

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah diumumkannya daftar caleg sementara (DCS), para calon legislatif mulai menyiapkan strategi untuk mendapatkan kursi. Sebab persaingan makin ketat di wilayah Jawa Tengah pada Pemilu...

Saryati Gantikan Khakmim

WONOSOBO – Anggota DPRD Wonosobo yang terbelit kasus korupsi, Khakmim secara resmi digantikan oleh Saryati. Pergantian antarwaktu berlangsung melalui Rapat Paripurna Istimewa yang dipimpin...

DPMPTSP Jateng Role Model Pelayanan Publik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng berhasil meraih predikat role model Penyelenggara Pelayanan Publik kategori "Baik". Penghargaan tersebut diharapkan...

Harga Cabai Mahal, Buat Pembibitan

DEMAK-Tingginya harga cabai membuat petani ramai-ramai menanam dan membuat pembibitan cabai. Hasilnya, omzet penjualan cabai bisa meningkat 50 persen. Seperti diketahui, harga cabai di pasar...

Target PBB Rp 1 T

SEMARANG- Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi Bangunan (SPPT PBB) tahun 2017 yang disampaikan wajib pajak (WP) berjumlah 505.379 lembar, dengan target penerimaan PBB...