33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

KKN UPGRIS Olah Kotoran Sapi Jadi Biogas

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BANYUBIRU – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) manfaatkan kotoran sapi menjadi biogas. Realisasi pembuatan biogas diawali dengan mengadakan penyuluhan dengan tema “Mewujudkan Desa Mandiri Penghasil Energi dari Kotoran Sapi”. Penyuluhan diadakan di aula Balai Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang pada Minggu (25/2) lalu.
“Penyuluhan tersebut memberikan pengetahuan kepada warga tentang cara pembuatan biogas dari kotoran sapi dengan tepat dan aman,” ujar Anggota Tim KKN UPGRIS Desa Wirogomo, Yuliawati kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Dikatakan Yulia, Wirogomo adalah desa yang mayoritas masyarakatnya peternak sapi. Selama ini, warga belum memanfaatkan kotoran sapi menjadi biogas. Sehingga penyuluhan tersebut sangat tepat bagi masyarakat desa setempat.
Setelah penyuluhan, Tim KKN UPGRIS bersama warga merealisasikan pembuatan biogas di rumah Jumari, warga Dusun Keningar RT 01 RW 09 Desa Wirogomo. Pembuatan biogas tersebut berlangsung selama tiga hari.
“Saya ingin memulai dan memberikan contoh kepada warga lain untuk ikut memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi sesuatu yang berguna. Selain itu, saya ingin menghemat energi dengan menggantikan gas elpiji dengan gas dari fermentasi kotoran sapi,” papar Jumari.
Menurut Jumari, pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas menjadi inovasi yang sangat baik bagi masyarakat pedesaan. Selain ramah lingkungan, outlet kotoran sapi juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. “Ini sangat cocok bagi masyarakat Wirogomo yang bekerja sebagai petani sayur,” katanya. (bis/aro)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peminat SMM Untidar Capai 4.890 Orang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Program penerimaan calon mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri Masuk (SMM) Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Minggu (22/7) kemarin, diikuti oleh 4.890 pendaftar....

Permintaan Elektronik Naik 75 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Permintaan elektronik di Atlanta Elektronik menjelang Natal dan Tahun Baru meningkat hingga 75 persen dari hari biasa. Ini dikarenakan banyak konsumen...

Yuliyanto: Jangan Lupa Cicipi Kuliner Salatiga

SALATIGA - Rumah Dinas Wali Kota Salatiga meriah dan ramai saat Wali Kota Salatiga Yuliyanto menerima sekitar 150 tamu dari Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu...

Percantik Bantaran Sungai

Pekerja menanam dan menyirami rumput serta bambu hias di bantaran Sungai Banjir Kanal Barat Semarang, kemarin. Bantaran sungai yang juga menjadi ruang terbuka public...

Sha Ine Pukau Penonton

RADARSEMARANG.COM, KUDUS - Sha Ine Febriyanti mementaskan Monolog Cut Nyak Dhien, di Aula Universitas Muria Kudus (UMK), Kamis (28/6) malam. Artis dan pemain teater...

Upaya Downgrade Elektabilitas Ganjar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pengamat Politik dan Pemerintahan Undip, M Yulianto menilai, puisi karya Gus Mus yang dibacakan cagub Ganjar Pranowo telah dikemas menjadi komoditas...