33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Tuntut Kejelasan Jadwal

Pemain Dihadapkan Pada Kejenuhan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jadwal kickoff Liga 1 2018 yang rencananya akan digeber 10 Maret dipastikan molor. Tim-tim kontestan Liga 1 termasuk PSIS harus bersabar menunggu kejelasan jadwal hingga operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) selesai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho dihubungi kemarin mengatakan, dalam Managers Meeting di Jakarta kemarin tim-tim peserta hanya diberi penjelasan bahwa kompetisi akan bergulir antara tanggal 18 hingga 25 Maret.
“Jadi harus menunggu RUPS terlebih dahulu karena ada hak-hak tim Liga 1 musim kemarin yang belum terselesaikan. Tanggalnya belum dipastikan, operator hanya mengatakan kickoff akan digelar antara tanggal 18 hingga 25 Maret,” kata Agung.
Lebih lanjut Agung mengatakan, tim berjuluk Mahesa Jenar sebenarnya hanya butuh kepastian mengenai tanggal pelaksanaan kompetisi untuk mengatur program persiapan teknis Haudi Abdillah dkk menghadapi Liga 1.
“Sebenarnya mau tanggal kapan saja kami tidak masalah asal ada kepastian kapan akan digelar karena kaitanya dengan program persiapan yang harus disusun. Jadi yang kami inginkan kepastian kapan tanggal kickoff, syukur-syukur sudah ada kepastian jadwal selama semusim sekalian,” lanjut Agung.
Agung menambahkan, selama menunggu ketidakpastian jadwal kompetisi ini PSIS dihadapkan pada banyak kerugian dibanding keuntungannya.”Keuntungannya, secara teknis kami memiliki waktu persiapan yang lebih panjang,” sambungnya.
Namun kerugiannya kata Agung secara finansial pengeluaran tim Mahea Jenar dipastikan membengkak dengan mundurnya jadwal kompetisi. Selain itu pemain juga dihadapkan pada kejenuhan karena tidak juga bertarung di kompetisi.
Belum lagi kata Agung musim ini jadwal kompetisi akan dipadatkan oleh operator karena di tahun 2018 Indonesia memiliki beberapa agenda internasional salahsatunya perhelatan Asean Games 2018.
“Jadi rencana awal putaran pertama Liga 1 akan selesai sebelum Lebaran, namun dengan mundurnya jadwal putaran pertama baru selesai setelah Lebaran. Jadi kemungkinan jadwal kompetisi musim ini akan padat. Tapi ya mau bagaimana lagi semua tim juga akan mengalaminya. Yang jelas kami hanya ingin kepastian jadwal pelaksanaan saja,” pungkansya. (bas)

Berita sebelumyaKemenangan SS Jadi Modal
Berita berikutnyaMantabkan Kuota 30 Pemain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rumah Dinas Lurah-Camat di Kota Semarang Nganggur

RADARSEMARANG.COM - Banyak rumah dinas (rumdin) lurah dan camat di Kota Semarang yang dibangun menggunakan APBD Kota Semarang dan rutin mendapatkan biaya perawatan, kini...

Warga Desa Kluwih Keluhkan Kondisi Infrastruktur

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyuno bersama jajarannya menyelenggarakan Tarawih Ukhuwah atau Tarawih Keliling  (Tarling) putaran yang ke sembilan yang dilaksanakan...

Penyanyi Thailand Selundupkan 1,149 Kg Sabu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kurir narkoba asal Nathorn Thailand diamankan petugas Bea Cukai Tanjung Emas di Terminal Kedatangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Minggu (1/7). Tersangka bernama...

Produksi Alat Musik Rebana

BRINGIN – Di Desa Nyemoh Kecamatan Bringin terdapat perajin alat musik rebana yang masih eksis di tengah gempuran alat musik modern. Dia adalah Adib Mustofa...

Kelompok Palembang Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tim Buser Polres Pekalongan dan Unit Reskrim Polsek berhasil menangkap Kelompok Palembang sepesialis pembobol rumah kosong di Jalan Raya Desa Waru....

Gaet Generasi Muda, Kolaborasi Lintas Genre Musik

RADARSEMARANG.COM - Terbuka pada perkembangan zaman dinilai menjadi salah satu kunci pelestarian seni budaya. Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Bakat Minat (KBM) Karawitan Wacana...