33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Hidung Pernah Bocor, Tiap Hari Angkat Beban 50 Kg

Farid Nur Huda, Atlet Wushu Sanshou Raih Perunggu Popnas 2017

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – Farid Nur Huda, 25, merupakan salah satu atlet Wushu Sanshou yang cukup berprestasi. Ia pernah mendapatkan perunggu dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 dan mewakili Semarang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng November 2018 mendatang.
MIFTAHUL A’LA
BAGI Farid Nur Huda, olahraga fisik sudah bukan hal baru lagi. Sebab, sebelum menekuni dunia wushu sanshou, warga Tambak Aji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang ini, memang doyan berantem. “Saya memang suka berantem. Kalau ada yang buat gara-gara, ya langsung adu pukul,” akunya.
Kebiasaan Farid, lama-lama membuat keluarganya menjadi was-was. Beberapa  kali dilarang, tetapi kebiasaan itu belum sepenuhnya bisa dihilangkan. Akhirnya, keluarga dan teman-temannya menganjurkan untuk ikut bela diri yang bisa menyalurkan bakatnya. Sehingga ia bisa terus berantem, tetapi juga bisa mengukir prestasi. “Keluarga ingin agar saya tidak berantem, karena membahayakan. Makanya diminta untuk mencari hobi lain,” tuturnya.
Dari situ, ia lantas ikut bergabung dengan Sasana Lindu Aji Ngaliyan. Di tempat ini, Farid lantas digembleng untuk menjadi atlet Wushu Sanshou. Keinginannya cukup beralasan, karena Wushu Sanshou membutuhkan fisik yang cukup kuat. Sebab, ia memang suka dengan olahraga dan beladiri yang berhubungan dengan fisik.
Wushu Sanda atau Sanshou merupakan seni bela diri yang pada awalnya dikembangkan oleh militer China yang berbasis pada studi dan praktik Kung Fu tradisional dan teknik tempur pertarungan modern. Dalam hal ini, menggabungkan full-contact kickboxing, yang meliputi pukulan dan tendangan, dengan gulat, takedowns (ambilan dari bawah), throws (bantingan/lemparan), weeps (sapuan), kick catches. Dalam beberapa kompetisi atau pertandingan, siku dan lutut juga dapat digunakan untuk menyerang. “Sebenarnya suka Muay Thai juga, tetapi sekarang fokus ke Wushu Sanshou,” tambahnya.
Setiap hari, iapun rajin berlatih dengan rekan-rekannya. Hampir tiap ada waktu senggang, ia terus mengasah bakatnya di bidang Wushu Sanshou. Ia semakin termotivasi, karena hobinya berantem sudah mengarah ke hal positif. Tentunya dengan teknik dan pengawasan pelatih yang berpengalaman. Berkat kerja keras dan usahanya, ia pun diminta ikut dalam kejuaraan nasional Popnas di Kota Semarang 2017 lalu kelas 52 Kg. Bahkan, tahun ini ia menjadi perwakilan Semarang untuk ikut dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng November 2018 mendatang. “Saya hanya berlatih sekitar 6-7 bulan. Dan saat kejuaraan, mendapatkan perunggu,” akunya bangga.
Farid mengaku untuk mendapatkan prestasi, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ia harus terus berlatih baik dari segi teknik maupun dari kekuatan fisik. Lari. Tiap hari ia harus berlatih dengan jalan jongkok sepanjang 100 meter sebanyak 5 kali. Teknik yang bagus sampai angkat beban 50 kg. “Fisik memang faktor utama, selain teknik. Biasanya setiap malam latihan di Sasana Lindu Aji Ngaliyan,” tambahnya.
Selain Porprov Jateng, ia juga menargetkan untuk bisa menembus ajang PON 2021 mendatang. Berbagai pengalaman senang dan duka sudah dialaminya selama menggeluti Wushu Sanshou. Meski begitu, ia tetap optimistis bisa terus menggeluti olah raga dengan model tinju dan bantingan tersebut.
“Pernah hidung berdarah dan bocor kena pukulan saat bertanding. Tapi tidak masalah, itu menjadi pelajaran agar bisa terus meningkatkan prestasi,” ujarnya penuh optimistis. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bentuk  Anak Cerdas dan Produktif di Usia Balita

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan produktif sangat ditentukan oleh kondisi pada masa kanak-kanak, utamanya masa balita. Karena itu,...

Bupati Cantik Mirna Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Bupati Kendal mendapatkan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018. Jajaran manajemen Jawa Pos Radar Semarang memberikan penghargaan untuk kategori Head of Region with...

Kontingean Jawa Tengah Didominasi  Pencak Silat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sedikitnya 54 atlet  kontingen Jawa Tengah akan dikirimkan ke ajang Asian Games 2018 nanti. Mereka didominasi oleh perwakilan cabang olahraga (cabor)...

PLN Tambah 14.000 Pelanggan Baru

SALATIGA – Jajaran manajemen dan karyawan PLN unit layanan Salatiga melakukan kunjungan ke pelanggan - pelanggan, Senin (4/9). Selain menyapa langsung masyarakat, PLN juga...

Kompetisi Pengusaha Muda, Battlepreneur

Puluhan peserta dari komunitas, organisasi mahasiswa dan media sosial di Kota Semarang tampak bersaing ketat mengikuti acara Battlepreneur yang digelar di Abble Coffee, Jalan...

Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Perlu Ditingkatkan

RADARSEMARANG.COM, MEMASUKI - Hari Ulang tahun yang ke 193 bagi Pemkab Wonosobo, Komisi D DPRD Wonosobo menilai masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam...