33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Empat Kecamatan Rawan Bencana

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang meminta masyarakat Kabupaten Semarang untuk tetap siaga bencana hingga pertengahan Maret 2018.
Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan jika hujan lebat akan terus mengguyur hingga pertengahan Maret. Siaga harus dilakukan terutama warga yang tinggal di wilayah rawan longsor. Untuk mempermudah koordinasi, pihaknya mendirikan empat pos penanganan bencana di empat wilayah.
Diantaranya, Kecamatan Ungaran, Kecamatan Bringin, Kecamatan Banyubiru, dan Kecamatan Getasan. Dikatakan Heru keempat wilayah tersebut merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana, terutama longsor.
“Harapan kita lebih waspada, apabila turun hujan lebih dari dua jam harus memantau. Ke empat wilayah itu harus laporan terus ke kita kalau ada kejadian. Hal lain yang kami lakukan untuk penanganan bencana yaitu pembentukan desa tangguh bencana,” kata Heru..
Pembentukan desa tangguh bencana akan mempermudah penanganan bencana di setiap desa dan kelurahan. Saat ini baru Desa Gemawang Kecamatan Jambu yang baru menjadi desa tangguh bencana.
“Memang tidak hanya itu namun ke depan juga akan dibentuk Rumah Sakit (RS) tanggung bencana, sekolah tangguh bencana, harapannya masyarakat siap siaga ketika menghadapi bencana,” ujarnya.
Pembentukan tersebut menurut Heru, sesuai dengan visi Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) dimana akan mewujudkan masyarakat Indonesia yang tangguh dan tanggap bencana.“Pembentukan Gemawang sebagai desa tangguh bencana kita fasilitasi melalui APBD Kabupaten Semarang,” ujarnya.
Dijelaskan Heru, Desa Gemawang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung tersebut memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Akses yang jauh, membuat koordinasi saat terjadi bencana menjadi lebih sulit.
Sehingga, pembentukan desa tangguh bencana di Desa Gemawang sangat tepat. Apabila terjadi sebuah bencana tidak harus menunggu BPBD Kabupaten Semarang untuk ditangani. Penanganan bisa dilakukan masyarakat setempat sendiri. “Di 2018 ini akan ada 5 desa tangguh bencana yang akan kita bentuk,” tuturnya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...