31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

Sosialisasi Anti NAPZA dan Pengenalan Robotika

RADARSEMARANG.COM, BANYUBIRU – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang menggelar tiga kegiatan sekaligus, yakni upacara peringatan hari sampah se-dunia, pengenalan dasar robotika, serta sosialisasi anti NAPZA atau narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Kegiatan tersebut diselenggarakan di lapangan SMP Islam Sudirman, aula Balai Desa Tegaron, dan ruang laboratorium SMP Islam Sudirman, belum lama ini.
Koordinator KKN UPGRIS Desa Tegaron, Yoga, kepada Jawa Pos Radar Semarang, mengatakan, kegiatan pertama yang dilakukan adalah upacara peringatan hari sampah se-dunia yang melibatkan para siswa di Desa Tegaron. Upacara berlangsung dengan khidmat. Selanjutnya dilakukan kerja bakti bersih-bersih sampah di sekitar Kantor Desa Tegaron yang berdekatan dengan SMP Islam Sudirman, RA Masitoh 2, SDN Tegaron 1, SDN Tegaron 2, dan MI Tegaron.
“Setelah kegiatan bersih-bersih dilanjutkan dengan kegiatan pengenalan dasar robotika, dan sosialisasi anti NAPZA yang digelar bersaman di tempat yang berbeda, yakni di aula Balai Desa Tegaron dan di laboratorium kimia SMP Islam Sudirman,” katanya.
Pengenalan dasar robotika ini menghadirkan pemateri dari HIMA Teknik Elektro UPGRIS. Kegiatan ini diikuti para siswa kelas VII dan VIII. “Temanya literasi digital untuk kreativitas remaja. Tujuannya untuk memperkenalkan dan memberikan pengetahuan kepada para siswa  tentang teknologi robotika yang semakin pesat,” bebernya
Sedangkan sosialisasi NAPZA yang diikuti para siswa SMP Islam Sudirman kelas IX, menghadirkan narasumber dosen UPGRIS,  Dr Wahyu Widodo SH MHum.“Sosialisasi ini mengusung tema ‘Hidup Sehat Tanpa NAPZA.’Tujuannya untuk memberikan bekal kepada para siswa usia remaja yang sedang mencari jati diri agar tidak terjerumus ke dalam bahaya narkoba yang mengancam kesehatan dan masa depan,” ujarnya.
Kepala SMP Islam Sudirman, Kusdinar, mengapresiasi kegiatan yang diadakan mahasiswa KKN UPGRIS tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masa depan para siswa, agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik.  Juga membekali para siswa tentang teknologi robotika,” katanya. (bis/aro)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here