33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Pimpin Kirab Merah Putih, Hendi Serukan 'Jas Merah'

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, memimpin masyarakat Kota Semarang mengikuti Kirab Merah Putih, Kamis (1/3). Tak kurang dari 700 orang dari berbagai elemen mengikuti kirab tersebut. Mereka berjalan kaki sejauh 3 kilometer membawa bendera merah putih dari Jalan Duku, Lamper Kidul, Semarang ke Lapangan Pancasila Simpang Lima.
Berjalan perlahan mulai pukul 08.00, peserta tiba di Lapangan Pancasila Simpang Lima sekitar pukul 10.00. Mereka lalu berkumpul dengan ratusan peserta lainnya untuk mengikuti Apel Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.
Hendi –sapaan akrab Hendrar Prihadi– mengatakan, kirab tersebut menjadi sebuah simbol bagaimana seluruh perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh pahlawan-pahlawan bangsa terdahulu adalah untuk mengibarkan Merah Putih yang muaranya adalah Pancasila.
“Di Jalan Duku, tempat awal kita melangkahkan kaki ke Lapangan Pancasila ini, dimakamkan Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya. Seorang ulama besar pejuang bangsa yang rela berkorban untuk kemerdekaan yang dapat kita rasakan pada hari ini,” jelas Hendi.


“Maka pada kirab hari ini (kemarin), ada semangat kepahlawanan pejuang bangsa terdahulu yang mengiringi kita terus berjalan menegakkan bendera Merah Putih,” tegas Komandan Satgas NKRI Jawa Tengah, itu.
Menurut Hendi, sesuai pesan Bung Karno, Jas Merah! Jangan Sekali-sekali melupakan sejarah.
Karena dengan berpegang pada sejarahlah hari ini berkorbar semangat. “Maka jangan sampai ada sejarah perjuangan yang terlewatkan dari catatan kita, termasuk sejarah perjuangan yang dilakukan oleh Habib Hasan,” tegas Hendi di hadapan peserta kirab.
Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya sendiri merupakah pahlawan Indonesia yang mempunyai julukan ‘Singo Barong’. Julukan tersebut disematkan kepadanya karena dikenal garang dalam melawan penjajah. Seperti yang dilakukannya kala mengusir penjajah dari Pekalongan pada tahun 1785. Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya kemudian wafat pada 1881 dan dimakamkan di Jalan Duku, Lamper Kidul, Semarang.
“Habib Hasan boleh saja telah lama meninggalkan kita semua, tapi yakinlah semangatnya tetap hidup dalam setiap diri kita yang berjiwa besar mencintai Indonesia, mencintai merah putih, dan mencintai Pancasila,” pungkas Hendi.
 Selain menyelenggarakan Kirab Merah Putih, pada malam harinya, dalam rangka Haul Habib Hasan juga diselenggarakan pengajian bertempat di area makam   Habib Hasan, Jalan Duku, Lamper Kidul, Semarang. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Koleksi Buku Sendiri, Sudah Terdaftar di Portal Kemendikbud

RADARSEMARANG.COM - Amarylisse Magnificia Cesari Ganz masih siswi kelas 8 SMP Negeri 1 Magelang. Namun ia sudah peduli dengan gerakan literasi. Ia mengelola Rumah...

Teknologi TV Semakin Berkembang

SEMARANG – Televisi sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Tak pelak, merek-merek televise terus bersaing, utamanya dari sisi teknologi. Pabrikan asal Korea Selatan, LG, termasuk yang...

Majukan Pariwisata, Semua Harus Bersinergi

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Semua pihak harus bersinergi dalam memajukan dunia pariwisata. Gerakan Sadar Wisata dinilai mampu menggugah seluruh pihak untuk peduli dengan dunia pariwisata. “Gerakan...

Talud Longsor, Ancam Belasan Rumah Warga

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Akibat curah hujan tinggi sepekan ini, volume air sejumlah sungai di Kendal meluap. Selain mengakibatkan banjir, banyak talud sungai yang longsor. Salah satunya,...

Hendi Terima Penghargaan Internasional

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi kembali mendapat penghargaan bertaraf internasional pada gelaran SIP Planning Awards, di Singapura, Kamis (21/9). Bertempat di The...

Wali Kota Tegal Didakwa Terima Suap Rp 8,8 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha Soeparno didakwa menerima suap total mencapai Rp 8,8 miliar. Uang suap tersebut berasal dari sejumlah...