33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Imlek Po An Thian Kirab Dewa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Rayakan tahun baru Imlek 2569, Kelenteng Po An Thian di Jalan Blimbing Kota Pekalongan kembali menggelar kirab ‘Gia Ang’, atau kirab dewa-dewa. Kirab dilakukan dengan keliling Kota Pekalongan, pada Kamis siang (1/3).
Kirab dimulai sejak pukul 13.00, dengan start dari halaman kelenteng Pho An Thian Jalan Blimbing, menuju Jalan Sultan Agung, Jalan Salak, Jalan Manggis, Imam Bonjol, Jl Pemuda, Hayam wuruk, Hasanudin, hingga kembali ke halaman Kelenteng Pho An Thian. Ribuan warga Kota Pekalongan sangat antusias menonton jalannya kirab.
Ketua Yayasan Kelenteng Po An Thian Kota Pekalongan, Heru Wibawanto Nugroho menjelaskan, pada kirab kali ini diikuti sekitar 1.000 peserta dan 8 dewa di antaranya, Lio Cia bio, Lak Kwa Ya, Tjay Sim Ya, Tek Hay Cin Jin dan Sin Long Tay Tie dikirab keliling kota. Tahun ini cuaca terang benderang, kirab berjalan lancar. Tidak menghalangi para umat dan simpatisan untuk memeriahkan kirab tersebut.
Anak-anak dan remaja pun tidak kalah bersemangat untuk ikut memukul tambur dan memikul tandu (kio) para kongco dan makco yang kali ini berjumlah cukup banyak. Antara Iain kongco Lie Lo Cia, kongco Kwan Sing Tee Kun, makco Thian Siang Sing Bo, kongco Hian Thian Siang Tee, makco Kwan She lm Po Sat, kongco Tek Hay Cin Jin, kongco Hauw Ciang Kun, kongco Hok Tek Ceng Sin dan kongco Sin Long Tay Tee.
Selain itu, juga turut ditampilkan tokoh – tokoh di kisah Sun Go Kong, dari biksu, hingga tokoh Cu Patran Kay, dan dewa dewa lain. Serta Dewi Welas Asih Kwan Im.
Menurut Heru, jauh sebelum gelar kirab tersebut pihaknya atas nama Yayasan sudah melakukan benah diri dengan melakukan kebersihan bagian luar dan dalam kelenteng. Khusus untuk membersihkan dalam kelenteng diselenggarakan upacara khusus.
“Sebelumnya kami sudah melakukan upacara bersih-bersih kelenteng (kiem sien kongco), dan doa bersama pada bulan Februari kemarin,” ucapnya.
Dalam doa tahun tahun ini kata Heru, berharap agar umat ke depan bisa berbisnis dan hidup lebih sukses. Dengan terselenggaranya pemilihan umum dengan baik dan tertib.
“Kami berdoa, semoga pada pilkada tahun ini berjalan lancar. Kalau semua lancar dan aman usaha dan kehidupan kami juga akan akan ikut lancar,” harapnya.
Pada acara kemarin, juga dihadiri oleh forum komunikasi pimpinan daerah, dari kapolres, dandim, kejaksaan, pengadilan, pemerintah hingga perwakilan ulama dan pemuka agama. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Meninggal Dalam Kondisi Haid Atau Junub

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Bapak DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag di Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh  Allah SWT. Saya ingin bertanya mengenai...

Bisa Diambilkan PPL dari Kelurahan Lain

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Meski telah diundur, namun pendaftaran calon anggota Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di Kota Salatiga belum signifikan bertambah. Panwas telah menyiapkan langkah...

Rumah Tropis Modern Bergaya Jepang

RADARSEMARANG.COM - RUMAH Bertipe Akasa yang memadukan konsep arsitektur rumah modern dengan iklim tropisnya yang dikombinasikan dengan arsitektur rumah ciri khas di Jepang saat...

Booming saat Kerap Dimainkan Ibu-Ibu Dharma Wanita

Petrus Kaseke adalah pembuat alat musik kolintang yang masih bertahan hingga sekarang. Pria 74 tahun ini memproduksi kolintang di rumahnya di bilangan Jalan Osamaliki,...

Penyebar Hoax Bikin Khabib Nurmagomedov Versi Ganti Presiden

JawaPos.com - Orang iseng yang mengedit foto Khabib Nurmagomedov ini sepertinya perlu diberi pelajaran. Mungkin layak dijadikan sansak hidup untuk latihan si Khabib. Sebab,...

Pernah Diundang Menghibur Acara Pernikahan

RADARSEMARANG.COM - Para pecinta hewan reptil Semarang tergabung dalam Semarang Reptile Community (Serkom). Selain rutin bertemu sepekan sekali, mereka juga kerap diundang menghibur acara...