33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Taufan Akui Rp 218 Juta Untuk Pribadi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kasi Kemitraan Komunikasi dan Teknologi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang nonaktif, Taufan Yuristian Dalimarta akui semua perbuatannya, saat diperiksa sebagai terdakwa atas kasus dugaan penipuan dan pengelapan yang menjeratnya dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (28/2).
Mantan Kasi Pagelaran Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang ini juga mengaku, bantuan modal dari Sutarman (korban,red) masuk ke rekening istrinya bernama Kurnia Handayani. Ia juga mengaku, dalam proyek tersebut begitu mengetahui tak jadi dipegang dirinya, sehingga ia langsung sampaikan ke Sutarman. Kemudian ia meminta Sutarman tak perlu mengirim lagi sisanya, serta meminta waktu melakukan pelunasan yang sudah disetor pertama kali sebesar Rp 318 juta.
“Saat itu memang yang bersangkutan (Sutarman,red) memberikan waktu saya untuk mengembalikan Rp 318 juta tapi ditambah bunga 30 persen. Itu sesuai kesepakatan bersama dan saya sanggupi,” kata Taufan saat dicecar majelis hakim yang dipimpin, Pudjiastuti Handayani.
Selang beberapa waktu, uang Rp 100 juta dikembalikannya melalui Yossi sebagai bentuk pengembalian cicilan pertama dari Rp 318 juta.
“Memang saya komunikasi dengan pak Sutarman sebelum ada cek itu. Dari total uang pinjaman, Rp 100 juta sudah saya kembalikan, tapi sisa Rp 218 juta memang saya gunakan sendiri yang mulia. Tidak jadi untuk kegiatan Semarang Night Carnival,” ungkapnya.
Sementara itu saat diperiksa, Sutarman mengaku, total pinjaman yang diberikan ke Taufan sekitar Rp 318 juta. Pemberian pinjaman itu karena ada jaminan cek, namun karena awalnya ceknya tanpa tulisan dan menghindari risiko akhirnya dibuat MoM (perjanjian).
Akan tetapi setelah jatuh tempo dan sesuai perjanjian cek akhirnya dicairkan, namun ternyata cek kosong. Atas kasus itu, Sutarman mengaku sudah memaafkan perbuatan Taufan, namun untuk proses hukum ia memasrahkannya pada pengadilan dan para penegak hukum.
Komisaris CV Sarijaya, Sumadiono mengaku, kalau saat itu Taufan yang meminjam cek milik perusahaanya, dengan alasan akan ada pekerjaan. “Cek perusahaan kami disalahgunakan. Tapi mengenai nominal saya tahu, namun masalah huruf dia (Taufan,red) sendiri yang nulis. Awalnya cek kosong, jadi pinjamnya memang pribadi bukan atas nama dinas,” kata Sumadiono. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Puting Beliung Sapu 7 Bangunan

DEMAK-Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Babalan, Kecamatan Wedung, kemarin petang. Akibatnya, 7 rumah yang terdiri atas 4 rumah warga, 1 balai...

AC Inverter Makin Diminati

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – LG semakin agresif mengukuhkan dominasi di pasar AC inverter. Yaitu dengan meluncurkan jajaran terbaru dari LG Dual Cool Inverter Series. Product Marketing...

Terapkan Metode Kuliah Online

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang menjawab tuntutan Pemerintah Pusat dengan menerapkan metode perkuliahan berbentuk hybrid atau blended learning dan online. Penerapan ini juga...

Selama 2017, Terjadi 359 Kasus Curanmor

SEMARANG- Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) masih menduduki peringkat tertinggi di wilayah hukum Polrestabes Semarang. Tercatat, sepanjang 2017 mulai Januari hingga saat ini telah...

Mendaki 8 Jam, Terjun 35 Menit

WONOSOBO—Saryanto, 32, atlet paralayang asal Wonosobo mencatat rekor. Belum lama ini, ia melakukan perjalanan ke puncak gunung Sindoro menempuh perjalanan kaki sekitar 8 jam....

Koperasi Gerakkan Sendi Ekonomi Masyarakat

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Koperasi hingga kini masih menjadi penggerak sendi ekonomi masyarakat. Karena itu, koperasi harus tangguh, sehat dan berdaya. Dengan begitu, ekonomi betul...