33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Kuota Taksi Online Hanya 54 Unit

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA–Taksi online yang boleh beroperasi di Kota Salatiga hanya 54 unit. Jumlah tersebut merupakan kesepakatan bersama di Dinas Perhubungan (Dishub) Propinsi Jateng untuk wilayah Kota Semarang, Kendal, Salatiga, Kabupaten Semarang, Grobogan dan Demak (Kedungsapur). Sedangkan untuk ojek online sampai saat ini belum ada kepastian jumlah yang diperbolehkan.

Kepala Dishub Kota Salatiga, Ady Suprapto menuturkan, kuota taksi online wilayah Kedungsapur adalah 600 unit kendaraan. Dari jumlah tersebut, Kota Semarang jumlahnya mencapai 330 unit. Sisanya, 270 unit dibagi kepada lima kabupaten/kota yang lain di wilayah tersebut.
“Setelah dikurangi Kota Semarang, masih ada 270 untuk lima kabupaten/kota lain. Dan dari jumlah 270 tersebut, telah kami sepakati bersama dengan Organda, paguyuban angkot dan paguyuban taksi online, jika kuota untuk Kota Salatiga hanya 54 unit mobil,” jelas Ady kepada wartawan, kemarin pagi.

Disinggung mengenai pembatasan dan pengawasan jumlah taksi online yang beroperasi, Ady menambahkan jika 54 kendaraan itu sudah sepakat masuk Koperasi Wahana Roda dan para pemilik akan mendapat izin operasional dari Dishub Propinsi Jateng. “Dan hanya 54 kendaraan itu yang nantinya berhak uji KIR di Dishub. Jika ada taksi online lain yang beroperasi, akan langsung ditilang,” tegas dia.

Penindakan terhadap pelanggar ini, jelasnya, seharusnya sudah mulai dilakukan mulai 16 Februari lalu. Tetapi ada kebijakan dari Kemenhub RI bahwa penilangan sementara diganti dengan sosialisasi dulu sampai dengan pemberitahuan selanjutnya.

Di sisi lain, hingga saat ini juga belum ada kendaraan taksi online yang melakukan uji KIR di Salatiga. Pasalnya, belum ada izin dari Dishub Propinsi Jateng mengingat saat ini pengelola taksi online sedang melengkapi administrasi yang diperlukan. “Sekarang belum ada yang beroperasi sampai dengan ada izin dari Dishub Provinsi Jateng. Jika ada yang beroperasi itu melanggar,” tandas Ady.

Saat ini, taksi online masih beroperasi. Danik, 30, salah satu pengguna jasa taksi online mengaku tidak tahu menahu mengenai permasalahan perizinan taksi online. “Beberapa hari lalu, saya menggunakan jasa mereka dari Sukowati ke Jendral Sudirman. Taksi online memang dibutuhkan jika saat penting,” jelas pegawai di lingkungan Pemkot Salatiga ini.(sas/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...