Wali Kota Hendi Turunkan PBB 2018

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Banyaknya keluhan masyarakat yang disampaikan kepada Pemerintah Kota Semarang atas kenaikan PBB pada tahun 2018, ditindak lanjuti oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dengan melakukan revisi kebijakan kenaikan PBB tahun 2018 yang semula mencapai besar 70 persen, menjadi hanya 30 persen. Keputusan itu diambil oleh wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut setelah melakukan rapat terbatas, Senin (26/2) malam.

Pada rapat yang diikuti oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang dan beberapa organisasi perangkat daerah Kota Semarang lainnya tersebut, Hendi menekankan bahwa besaran kenaikan PBB yang ditetapkan pada saat ini dirasa penting untuk direvisi atas dasar aspirasi masyarakat.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa nyatanya kenaikan PBB yang saat ini dirasakan masyarakat sungguh membebani, maka malam ini juga saya minta dilakukan penghitungan ulang,” tegas Hendi kepada seluruh peserta rapat.

Hendi turun tangan sendiri memimpin penghitungan ulang tersebut hingga akhirnya menghasilkan angka sebesar 30 persen. Hasil hitungan Hendi itu pun kemudian disepakati oleh semua peserta rapat menjadi sebuah dasar keputusan revisi kenaikan PBB di tahun 2018.

“Revisi kenaikan ini juga berlaku untuk masyarakat yang sudah membayarkan PBB 2018, yang saya minta untuk kemudian diberikan kompensasi,” pungkas Hendi.

Kompensasi yang dimaksud Hendi tersebut antara lain adalah dengan mengakumulasikan kelebihan pembayaran PBB 2018 untuk pembayaran PBB di tahun berikutnya. “Jadi setelah kita turunkan kenaikannya, untuk yang sudah membayar, kelebihannya akan digunakan untuk PBB di tahun berikutnya, jadi tidak akan hilang,” jelas Hendi.

Sedangkan untuk yang NJOP nya dibawah Rp 130 juta, Hendi menegaskan komitmennya untuk menggratiskan biaya PBB yang harus dibayarkan. “Sehingga untuk NJOP di bawah Rp 130 juta yang seharusnya gratis tetapi justru terbayarkan, harus segera dikembalikan melalui anggaran perubahan di 2018 ini,” tegasnya.

Dalam proses revisi tersebut, Hendi meminta Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang untuk segera melakukan pencetakan SPPT PBB 2018 yang baru. Dirinya juga memerintahkan agar SPPT PBB 2018 lama yang belum sampai kepada masyarakat untuk dihentikan pembagiannya.

“Upayakan secepat mungkin masyarakat dapat menerima SPPT PBB 2018 yang baru, dengan nominal yang telah kita revisi pada malam ini,” pinta Hendi kepada jajarannya.

Terkait permintaan Hendi tersebut, Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana menyatakan bahwa butuh waktu sekitar dua minggu bagi Bapenda mencetak SPPT PBB 2018 yang telah direvisi.

“Tapi walaupun begitu kami upayakan dalam proses revisi ini tidak menganggu pelayanan yang kami berikan,” tutur Yudi. “Bahkan kalau ada pembayaran PBB yang mendesak untuk keperluan tertentu, bisa langsung berkomunikasi untuk dibuatkan surat terlebih dahulu,” tegasnya. (bbs)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -