33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Gugatan Lawan Polda Jateng Ditolak

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COMSEMARANG– Perjuangan tersangka kasus dugaan tindak pidana pemalsuan merek yang menjerat Aril Kriastianto untuk bisa dibebaskan dan dilepaskan dari status tersangka akhirnya pupus. Pasalnya, Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang menyidangkan gugatan praperadilan melawan penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng tersebut dalam putusannya menolak.

“Sudah diputus beberapa waktu lalu. Pengadilan menolak permohonan praperadilan kami. Hakim menyatakan, penyitaan penyidik dilakukan disaat pemohon belum mengantongi izin merek. Atas putusan itu kami menghormati dan akan mengikuti proses hukum selanjutnya,” kata kuasa hukum Aril Kriastianto, Hidayatun Rohman AM saat dikonfirmasi, Senin (26/2).

Dalam pettitum gugatannya Aril Kriastianto menilai, permohonan praperadilan diajukan pihaknya karena penyitaan penyidik inprosedural. Dalam kasus itu, ia menyampaikan, penyidik tanpa ada dasar hukum yang sah telah melakukan sita atas barang-barang miliknya berupa, 143 lusin celana jeans merek Athan Lois, 5 potong celana setengah jadi merek Athan Lois, 2 mesin jahit merek Shunfa dan Tipikal, serta 1 nota penjualan.

Atas penyitaan itu, pada 4 Desember 2017 pemohon dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi atas dugaan pidana pelanggaran merek yang disangkakan terhadapnya. Aril yang disangka melanggar Pasal 100 ayat I dan atau ayat 2 dan atau Pasal 102 Undang-Undang (UU) nomor 20 tahun 2016 tentang merek dan indikasi grafis pada 8 Desember 2017 kembali dipanggil untuk diperiksa.

Menurutnya, terdapat kesalahan dan kejanggalan dalam prosedur proses penyitaan barang bukti oleh penyidik. Penyitaan dilakukan dilakukan sebelum adanya panggilan. Penyitaan itu juga tanpa dilampiri surat izin (berbentuk penetapan), dari Ketua Pengadilan Negeri setempat. Ia juga menyatakan penyitaan tersebut cacat dan bata demi hukum.

“Akibat penyitaan itu, kami mengalami kerugian sekitar RP 1, 9 miliar, atau apabila  yang mulia hakim tunggal berpendapat  lain, kami mohon putusan yang seadil-adilnya,” kata Aril Kriastianto dalam pettitum gugatannya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Delapan Besar Bakal Ketat

SEMARANG - Klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) USM Jaya Semarang mengandalkan Adisya Rista untuk berebut tempat di semi final tunggal anak putri utama Djarum Foundation...

Daging Palsu Yang Memikat Nafsu

SEMUA menu berbahan dasar sayur. Itulah yang diusung pemilik rumah makan Karuna, yang berlokasi di Jalan Depok 47, Semarang itu. Sang pemilik ingin memfasilitasi...

Banyak Karaoke Tidak Berizin

BATANG - Bisnis karaoke di Kabupaten Batang semakin menjamur. Namun hal tersebut tidak diiringi dengan tertibnya administrasi perizinan. Dari data yang ada, hanya ada...

Tafsir Baru Usep

Inilah satu jenis tafsir Al Quran yang baru terbit. Dikhususkan untuk kalangan sarjana. Atau intelektual muslim. Rasanya baru kali ini ada terjemahan Al Quran yang...

26 Pejabat Dites Urine Susulan

MAGELANG—Tes urine lanjutan kemarin dilakukan dengan sasaran sedikitnya 26 pejabat eselon di jajaran Pemkot Magelang. Sebelumnya, sejumlah pejabat itu, absen mengikuti tes urine yang...

Kunjungi Kota Lama hingga Candi Borobudur

SEMARANG - Kapal pesiar Seabourn Encore merapat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,  Senin (13/11) pukul 07.00. Cruise tersebut membawa 604 penumpang yang terdiri dari...