24 C
Semarang
Senin, 19 April 2021

Korban Dukun Cabul 4 Anak

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dukun cabul berhasil diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polres Pekalongan, Jumat (23/2). Penangkapan sempat membuat geger warga Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

Pelaku bernama Abdul Talib,57, warga Desa Semut. Dia diduga mencabuli seorang gadis berumur 15 tahun. Orang tua korban yang tidak terima pun langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.

Peristiwa bermula ketika pelaku berkunjung ke rumah korban di Desa Siwalan. Pelaku memang mengenal keluarga korban. Kemudian korban membuatkan kopi untuk Abdul Talib. Saat itu korban sedang di rumah sendiri.

Abdul Talib kemudian mendatangi korban yang berada di dapur dan meminta korban memegang alat vital tersangka. Meski korban sempat berontak dan tidak bersedia, namun tersangka tetap memaksa untuk melakukan perbuatan tak terpuji tersebut, hingga akhirnya orang tua korban datang dan korban bercerita pada orangtuanya, dan akhirnya melaporkan perbuatan tersangka tersebut ke Polres Pekalongan.

Orang tua korban mengungkapkan bahwa dirinya telah mengenal korban sejak bulan Oktober tahun 2017 lalu, dan berdasarkan laporan dari putrinya (korban), tersangka telah melakukan perbuatan tak senonoh tersebut, sejak bulan Oktober 2017 sampai dengan Januari 2018.

Menurutnya berdasarkan dari pengakuan warga, yang telah melakukan pengobatan terhadap Abdul Talib, lebih dari 5 warga atau anak perempuan yang berusia di bawah umur telah diperlakukan perbuatan cabul oleh Abdul Talib, hingga warga akhirnya resah dan melapor ke Polres Pekalongan, setelah adanya penangkapan yang dilakukan oleh Unit PPA Polres Pekalongan.

“Kami terpaksa melaporkan perbuatan cabul tersangka ke Polres Pekalongan, karena Abdul Talib ini seringkali melakukan perbuatan cabul terhadap anak saya dan korban lainnya,” ungkap orang tua korban.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar, menjelaskan bahwa Unit PPA langsung bertindak dengan membuatkan laporan polisi, pemeriksaan pelapor, saksi korban dan saksi-saksi lainnya.

Kemudian dilakukan gelar perkara, berdasarkan hasil dari pemeriksaan para saksi. Dari hasil gelar perkara kuat diduga, tersangka melanggar Undang-Undang perlindungan perempuan dan anak.

“Pelaku berhasil ditangkap saat berada di rumahnya oleh unit PPA Polres Pekalongan. Di rumah tersangka penyidik menyita beberapa barang bukti, yang dipergunakan tersangka melakukan aksi bejatnya. Selanjutnya tersangka di bawah ke Polres Pekalongan guna pengusutan lebih lanjut,” jelas AKP M Dahyar.

M Dahyar juga menegaskan bahwa perbuatan tersangka, sudah berlangsung cukup lama, dan dari hasil pemeriksaan korban dan tersangka sendiri, ternyata korban bertambah menjadi 3 orang sehingga total korban 4 anak perempuan. (thd/zal)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here