Beranda Berita Semarang Targetkan Pasar Jaten Mendunia

Targetkan Pasar Jaten Mendunia

Others

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meresmikan pasar Jaten di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Minggu (25/2). Pasar ini diinisiasi oleh warga setempat untuk mendongkrak perekonomian, utamanya produk UMKM.

Pasar yang berada di kampung Jawi ini, dinilai Hendi –sapaan akrabnya- cukup unik. Pasalnya, pasar hadir dengan nuansa Jawa yang sangat kental. Mulai dari para pedagang yang mengenakan pakaian Jawa (lurik, batik, ikat kepala, caping) hingga hadirnya musik gamelan yang dimainkan langsung oleh warga setempat. Seakan ingin mengajak para pengunjung hadir kembali ke masa lalu. Produk yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari makanan hingga cindera mata.

”Di sini masyarakat melihat peluang untuk menunjukkan UMKM mereka. Tempat ini juga dilengkapi spot selfie yang tentu kekinian. Sehingga patut kita apresiasi,” ujar Hendi usai meresmikan pasar ini.

Hendi menginginkan agar keberadaan pasar Jaten dapat ditiru oleh kelompok masyarakat lain. Sebab, untuk merubah lingkungan menjadi lebih baik memang diperlukan adanya gerakan dari masyarakat itu sendiri.

Tidak hanya menjajakan hasil UMKM, di pasar ini nantinya juga akan ditampilkan sejumlah kesenian warga, seperti gamelan, reog, jathilan, keroncong, dan karawitan yang dimainkan oleh anak anak serta orang tua. Dengan keunikan ini, diharapkan pasar Jaten dapat menarik wisatawan, baik domestik maupun luar negeri.

”Sebelum dikenal sedunia ya se-Jateng dan nasional dulu. Dari pemerintah akan mendukung melalui pokdarwis agar bisa dikelola dengan baik,” jelasnya.

Siswanto, pencetus pasar Jaten dan kampung Jawi menjelaskan, nama pasar Jaten diberikan karena memang lokasinya berada di bawah pepohonan jati. Ke depan, pasar ini akan beroperasi setiap Minggu Legi dengan pedagang yang diwajibkan berpakaian khas orang desa di Jawa. Bersama warga lainnya, ia memang ingin memberikan kesan yang mengena.

”Semoga ini bisa membuka lapangan pekerjaan sehingga desa ini bisa gemah ripah loh jinawi,” katanya.

Susi, pelaku UMKM di Semarang menyambut baik keberadaan pasar ini. Selain menggerakkan potensi wisata daerah, keberadaan pasar bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan produk UMKM di Semarang. ”Saya rasa ini cukup bagus karena kita juga harus pakai pakaian Jawa, sehingga bisa nguri-uri adat Jawa,” ujarnya. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

12,298FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Tesla Halmahera

Related News