Durian Habis Dalam 5 Menit

  • Bagikan
BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG PESTA DURIAN: Ribuan warga bersama-sama menikmati durian lokal Kendal secara gratis dalam Pesta Durian Kendal 2018 yang digelar di Lapangan Desa Singorojo, Sabtu (24/2) kemarin.
BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG PESTA DURIAN: Ribuan warga bersama-sama menikmati durian lokal Kendal secara gratis dalam Pesta Durian Kendal 2018 yang digelar di Lapangan Desa Singorojo, Sabtu (24/2) kemarin.

RADARSEMARANG.COM – SEMARAK Festival Durian Kendal 2018 yang digelar di Lapangan Desa Singorojo benar-benar berlangsung sangat meriah, Sabtu (24/2) kemarin. Ribuan warga menghadiri helatan pesta durian yang digelar pertama kali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal secara gratis.

Bahkan, sebanyak 1.000 buah durian yang disuguhkan dalam acara bertajuk ‘Kenduri Durian, Makan Durian Bareng Bupati Kendal’ itu langsung habis dalam waktu lima menit. Antusiasme warga atas acara tersebut membuat  Bupati Kendal, Mirna Annisa bersuka cita.

Karena itulah, orang nomor satu di Kendal akan menjadikan acara Festival Durian ini sebagai agenda tahunan yang digelar di daerah-daerah penghasil durian. Sehingga durian-durian lokal Kendal bisa terangkat di kancah nasional.
Bupati Kendal, Mirna Annisa sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Durian Kendal 2018. Menurutnya, ini adalah festival durian yang luar biasa yang pertama kali diadakan di Kendal secara gratis.

“Jadi kalau kabupaten/kota lain menggelar pesta durian, peserta atau warga yang ingin menikmati harus bayar. Di Kendal ini, festival durian bisa digelar secara gratis dan semua warga bisa makan bareng. Menurut saya, ini sangat luar biasa,” tandasnya.

Menurutnya, Festival Durian ini juga bisa menjadi ajang mempromosikan produk unggulan dan wisata lokal Kendal kepada masyarakat luas. Makanya, ke depan ia berharap kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik bidang pertanian maupun pariwisata untuk dapat melihat potensi ini.

“Ke depan, acara ini akan terus diadakan dan menjadi agenda tahunan Kendal. Supaya memancing minat para petani petani di Kendal khususnya untuk mengembangkan durian yang memang sangat luar biasa enaknya. Apalagi Kendal ini pernah memiliki sejarah durian nasional Kumbo Karno,” imbuhnya.

Dalam Festival Durian Kendal 2018, selain makan durian bersama Bupati Kendal, acara tersebut juga digelar lomba Durian Award 2018. Yakni lomba durian lokal Kendal yang dinobatkan sebagai raja durian Kendal tahun ini.

Ketua Tim Juri, Sugiyanto mengatakan bahwa dasar penilaian ada 6 aspek. Yakni bentuk buah bulat tanpa cacat, penampilannya dengan juring yang penuh dan isi yang sempurna, daging buah tebal biji kecil, tekstur buah kesat dan tidak lengket, rasa manis menuju ke pahit, dan warna buah kuning.

Berdasarkan hasil penilaian tim juri menetapkan juara I, II, III, harapan I, harapan II, dan harapan III. Dan yang berhasil dinobatkan sebagai sebagai raja durian adalah Durian Regina milik Supratman, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.

Durian Mentega milik Ahmad Nur Hakim, warga Bebengan Kecamatan Boja menjadi juara II. Sedangkan juara III adalah Durian Setiaki milik Mulyono warga Bendosari Kecamatan Plantungan.

Camat Singorojo, Toni Ari Wibowo mengatakan Festival Durian Kendal 2018 bertujuan untuk mengenalkan Kendal yang berpotensi luar biasa. “Bahwa Kendal memiliki produk-produk yang harus dibanggakan, baik hasil bumi maupun pemandangan alamnya,” tuturnya.

Anggota DPR RI dari Komisi X, Mujib Rohmat juga mengatakan jika Festival Durian ini harus dilestarikan. Ia berharap, setiap kecamatan di Kendal memiliki agenda tahunan yang berbeda sesuai dengan produk unggulan daerahnya. “Kendal ini berpotensi luar biasa, bagian bawah itu bisa produk pertanian dan laut, sedangkan wilayah atas itu buah, kopi dan wisata alam,” katanya. (bud/ida)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *