33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Terlalu Cepat Keluar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Tanya dr Andi:

RADARSEMARANG.COM – Saya sulit sekali bertahan lama dan cepat sekali keluar, mungkin cuma beberapa detik saja. Padahal saya sudah menikah 16 tahun lamanya. Istri sering malas melayani, karena saya cepat sekali keluar. Usia saya 43 tahun. Istri usia 39 tahun. Bagaimana sebaiknya dok. Terimakasih atas jawabannya.

H di K

Jawab dr Andi:

Ejakulasi dini merupakan kondisi di mana seorang pria mengalami ejakulasi terlalu cepat dalam berhubungan intim. Ejakulasi dini juga bisa didefinisikan ketika ejakulasi terjadi sebelum atau sesaat setelah penetrasi seksual. Sebenarnya tidak ada patokan pasti soal durasi berhubungan seksual yang baik, karena hal ini tergantung kepada kepuasan masing-masing pasangan. Sebuah penelitian pernah dilakukan terkait berapa lama hubungan seks sebaiknya berlangsung. Hasilnya, rata-rata waktu bagi pria untuk mencapai ejakulasi setelah melakukan penetrasi adalah tujuh sampai duabelas menit.

Penyebabnya bisa bermacam-macam; pengalaman traumatis sejak kecil (misalnya pernah dilecehkan secara seksual atau pernah tertangkap basah melakukan onani). Sering melakukan onani ketika remaja dengan terburu-buru karena perasaan bersalah dan takut ketahuan, depresi, stres, rasa cemas tidak bisa memuaskan pasangan.

Dari penyebab fisik, bisa berupa: penurunan kadar hormon, kelainan prostat, gangguan kadar neurotransmiter di dalam otak, gangguan tiroid, penis yang terlalu sensitif, gangguan refleks pada sistem yang mengatur ejakulasi, infeksi saluran kemih dan infeksi prostat, kerusakan saraf akibat cedera atau operasi.

Dokter mungkin akan bertanya tentang riwayat kesehatan Anda (masalah kesehatan yang sebelumnya Anda miliki), bertanya tentang kehidupan seksual Anda dengan pasangan dan melakukan pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan laboratorium kadang-kadang diperlukan dalam kasus ejakulasi dini. Jika Anda mengalami ejakulasi dini disertai gejala sulit ereksi atau mempertahankan ereksi, maka dokter akan menyarankan Anda mengikuti pemeriksaan darah. Pemeriksaan ini diperlukan dokter agar mengetahui kadar hormon testosteron Anda.

Selain pemeriksaan darah, ada juga tes urine. Tes ini akan disarankan jika dokter mencurigai bahwa ejakulasi dini Anda disebabkan oleh infeksi di dalam tubuh. Pengobatannya nanti disesuaikan dengan penyebabnya. Bila kurang hormon testosteron akan diberikan penambahan hormon melalui suntik atau obat minum. Bila ada infeksi di prostat atau uretra, akan diberikan obat antibiotika  sensitif dengan jenis infeksinya. (www.dokterAndi.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Elpiji 3 Kg Langka

SALATIGA -Dalam beberapa hari ini, masyarakat Salatiga kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kg. Warga terpaksa antre untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Bahkan tidak...

Warga dan Koramil Kompak Bersih Desa

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota TNI dari Koramil 04 Dempet melaksanakan kerja bakti bersih lingkungan di Desa Gempol Denok, Kecamatan Dempet. Kegiatan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat setempat agar rajin membersihkan lingkungannya....

Mayoritas Fraksi Sepakat Menerima 5 Raperda dan Menunda 1 Raperda

RADARSEMARANG.COM - Mayoritas fraksi di DPRD Wonosobo sepakat menerima 5 Raperda dan menunda 1 Raperda, untuk selanjutnya bisa dievaluasi Gubernur Jateng. Hal ini disampaikan...

Legowo Tak Terima Rekom

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG — Keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang menetapkan pasangan cagub-cawagub JAteng: Ganjar-Taj Yasin, disikapi legowo oleh bakal calon wagub, Sigit...

Terbentur Masalah Anggaran Minim

SEMARANG - Pemprov Jateng diminta lebih aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan. Meski begitu, diakui atau tidak minimnya anggaran masih menjadi kendala yang dihadapi...

Buruh Desak Revisi UMK

UNGARAN – Ratusan buruh yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pekerja Ungaran (Gempur) kembali melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Semarang, Senin (20/11)....