33 C
Semarang
Sabtu, 24 Oktober 2020

Pak Dirman Sambangi Pengungsi Longsor

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BREBES – Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said mengunjungi tempat pengungsian bencana alam tanah longsor di Desa Windusakti, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes,  Jumat (23/2) malam. Sebagai warga asli Brebes, ia jelas mengaku sedih dan berharap tidak terjadi bencana serupa di seluruh wilayah Jateng.

pria yang akrab disapa Pak Dirman itu mengaku butuh perjuangan untuk bisa mencapai tempat pengungsian. Sebab, kondisi jalan yang cukup sempit dan masih banyak material yang berserakan. Dalam kesempatan itu Pak Dirman sempat silaturahim ke rumah warga. “Di sini ada 800 warga yang mengungsi dari Desa Capar, Kecamatan Salem. Di Desa Pasir Panjang juga ada pengungsi, kami doakan warga disini tetap sehat selalu,” katanya saat menyambangi lokasi pengungsian.

Ia berharap seluruh korban segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan.  “Kita mendoakan keluarga yang ditinggalkan korban diberikan ketabahan. Semoga cuaca cepat bersahabat sehingga keadaan bisa normal kembali,” ungkapnya.

Pak Dirman menyampaikan, kehadirannya ke lokasi pengungsian adalah sebagai warga Brebes yang ikut merasakan duka mendalam atas bencana yang menimpa warga Brebes. Karenanya ketika ada warga yang meneriakkan: “Hidup Pak Dirman!” Pak Dirman menukasnya: “Kampanyenya nanti saja!”

Dalam kesempatan itu Pak Dirman sempat berdialog dengan pengungsi yang ditampung di Balai Desa Windusakti, serta aparat desa. Melihat banyaknya terjadi bencana, penting untuk pembangunan berwawasan lingkungan. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi untuk terus menjaga lingkungan dan tidak merusaknya. “Lingkungan harus dijaga, hutan jangan digunduli agar banjir dan tanah longsor bisa dicegah sejak dini,” tambahnya. (fth/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...