33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Gunakan Manajemen ‘The Power of Sedekah’

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – Menciptakan sistem manajemen yang pakem dan sukses memang bukan perkara mudah. Hal itu juga dirasakan oleh Miyana saat memulai karir sebagai General Manager hotel di 2016 lalu. Sejak 2017 lalu, ia menciptakan sistem manajemen yang dinamai ‘The Power of Sedekah’.

Kehebatan bersedekah sangat ia rasakan dalam pengelolaan manajerial di The Wujil Resort and Conventions Ungaran. “Sejak saat itu, grafiknya kita selalu naik hingga saat ini,” kata Miyana.

Sistem bersedekah yang ia maksud memang berifat general. Dimana pengaplikasiannya melalui berbagai hal. Mulai dari sedekah ilmu, hingga sedekah dalam bentuk materi. “Di Januari 2018 ini grafiknya meningkat diluar dugaan kami,” ujarnya.

Hal tersebut, lanjutnya, juga menepis anggapan bahwa mengelola hotel sebesar The Wujil Resort and Conventions di Kabupaten Semarang yang notabene bukan kota besar merupakan hal yang sulit.

“Untuk berbicara angka, yang kita ditargetkan 40 persen, di 2016 tingkat hunian bisa mencapai 50 persen. Mengenai total pengunjung rarta-rata sebulan bisa 6000 sampai 8000 orang setiap bulannya,” katanya.

Dijelaskannya, bersedekah dapat dilakukan dengan berbagai hal. Seperti bersedekah berbentuk tenaga, dan ilmu. “Dan tentunya kalau punya sisa penghasilan dengan memberi wujud uang,” katanya.

Penerapan manajemen bersedekah tersebut juga berdampak pada kejujuran karyawan internal The Wujil Resort and Conventions. Terbukti dengan didirikannya kantin kejujuran khusus untuk karyawan hotel. Dimana sejak didirikan di 2017 lalu, setiap bulannya kantin tersebut selalu laba.

“Setiap bulannya laku, dan marginnya Rp 500 ribu lebih,” katanya.

Selain itu, setiap Minggu karyawan diwajibkan untuk membersihkan area publik. “Ini sebenarnya untuk mendonasikan apa yang ada di Wujil,” katanya. Hal tersebut yang membuat manajemen The Wujil Resort and Conventions berbeda jika dibandingkan dengan hotel-hotel berbintang pada umumnya.

“Kesulitan penerapan manajemen sedekah yaitu tantangan kita membuat benar-benar dari hero to zero pada masing-masing karyawan,” katanya. Hal itu dikarenakan The Wujil Resort and Conventions merupakan hotel berbintang pertama di Kabupaten Semarang.

“Itu menjadi kesulitan saya saat awal mula menerapkan model seperti itu. Namun bisa kita tepis dengan performance yang semakin bagus,” tuturnya. (ewb/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...