33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Seluruh Komponen PPP Gerak Cepat Menangkan Ganjar-Yasin dan Zaenal-Edi

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM – PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) terus menggelar konsolidasi untuk mensukseskan pemenangan Pilkada. Termasuk di Jawa Tengah dan Kabupaten Magelang. Di dua Pilkada itu PPP mengusung Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maemoen di Pilgub Jateng dan Zaenal Arifin SIP – Edi Cahyana di Pilbup Magelang.

“Konsolidasi partai terus kita lakukan untuk memantapkan pemenangan di Pilgub Jawa Tengah dan Pilbup Magelang,” kata Wakil Sekjen DPP PPP KH Muslich Zaenal Abidin, di sela-sela Rakorcab Pemenangan di RM Family Blabak Kecamatan Mungkid, Jumat (23/2).

Hadir dalam rakorcab itu Cawagub Jateng Taj Yasin, Cawabup Magelang Edi Cahyana, Pengurus DPP PPP KH Muslich ZA, Pengurus DPW PPP Jateng, Pengurus DPC, MPC dan Majelis Syari’ah PPP Kabupaten Magelang hingga PAC dan Ranting. Hadir tim pemenangan dari Dapil VI Jateng meliputi Magelang, Temanggung, Wonosobo dan Purworejo. Juga pimpinan partai koalisi.

Anggota DPR RI itu berharap setelah konsolidasi ini, seluruh kader bergerak untuk memenangkan paslon yang diusung PPP. “Jawa Tengah merupakan salah satu basis PPP, sehingga sudah wajib hukumnya memenangkan paslon yang kita usung,” katanya.

Sejak beberapa bulan terakhir Muslich sudah melakukan roadshow ke sejumlah daerah, khususnya wilayah Kedu, untuk memastikan sistem pemenangan di PPP berjalan. Dia juga mengunjungi tokoh-tokoh agama dan masyarakat untuk memastikan dukungan kepada calon yang diusung PPP.

“Hasilnya Alhamdulillah, sistem pemenangan partai sudah berjalan makin baik. Instruksi partai dijalankan optimal. Tokoh masyarakat dan tokoh agama di luar partai juga banyak yang memberikan dukungan,” papar dia didampingi Ketua DPC PPP Mahbub ZA dan Sekretaris DPC, HM Syahlani.

SOLID: PPP sebagai salah satu partai penentu dalam Pilgub Jateng dan Pilbub Magelang menyatakan siap all out memenangkan paslon yang diusung. (HUMAS DPC PPP KABUPATEN MAGELANG)
SOLID: PPP sebagai salah satu partai penentu dalam Pilgub Jateng dan Pilbub Magelang menyatakan siap all out memenangkan paslon yang diusung. (HUMAS DPC PPP KABUPATEN MAGELANG)

KH Muslich menyebut pasangan untuk Pilgub Jateng dan Pilbup Magelang adalah yang ideal.
Yakni terbentuknya koalisi antara nasionalis dan religius. “Insya Allah menjadi pemimpin yang kita harapkan, nasional-religius yang tak bisa dipisahkan dari membangun negara. Waktunya kita mengembalikan Jateng dan Magelang menjadi teladan bagi daerah lain,” papar dia.

Cawagub Jateng Taj Yasin menambahkan, pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah merupakan bagian dari proses panjang untuk menentukan format ideal bagi Jawa Tengah. Baginya koalisi nasionalis religius adalah bagian untuk terus menjaga keutuhan NKRI.

Dia berharap seluruh kader terus bekerja keras untuk memenangkan hajatan politik lima tahunan ini. “Jika sebelumnya hanya lewat pengajian, sekarang harus lebih memberikan banyak warna dan inovasi dalam melakukan pergerakan,” paparnya.

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Magelang HM Himsah Syahlany menambahkan, guna mempercepat pergerakan tim pemenangan, pihaknya membentuk posko persatuan di tiap-tiap kecamatan. “Posko ini akan saling terintegrasi dan bekerja di bawah komando DPC PPP untuk mempercepat progress kerja partai,” papar dia. (vie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Suarakan Lagu Perlawanan terhadap Berita Hoax

Mini album ”Bad Mantra Ep Showcase” mengawali perjalanan Band Indie asal Semarang, Olly Oxen. Lagu ini menyuarakan tentang protes atau perlawanan terhadap berita-berita hoax...

Lumpuh, Tak Surutkan Semangat Wahyudi Mengajar

Tanggal 10 November diperingati sebagai hari pahlawan. Seiring dengan perkembangan zaman, penyebutan seseorang sebagai pahlawan pun mengalami pembaruan. Pahlawan masa kini bukan lagi mereka yang...

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Pemkab Demak

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit mengapresiasi langkah Pemkab Demak. Ini terkait dengan keikutsertaan ribuan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Demak...

180 KK Dusun Cipluk Wetan Masih Terisolasi

KENDAL—Warga Dusun Cipluk Wetan, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean hingga saat ini masih terisolasi. Pasalnya, jembatan penghubung antara Dusun Cipluk Wetan dengan Cipluk Kulon putus,...

Permintaan Parsel Tak Setinggi Lebaran

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Permintaan parsel menjelang Natal dan Tahun Baru, diprediksi mencapai 500-600 paket. Jumlah ini lebih sedikit ketimbang momen Lebaran yang mencapai 2.000-an...

Urgensi Pendidikan Akhlak di Keluarga

RADARSEMARANG.COM - ERA millennial saat ini, masih ada siswa yang belum mempunyai karakter yang baik. Ke sekolah terlambat  masuk kelas, seragam sekolah tidak lengkap,...