33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Ida Janji Perhatikan UMKM

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah diminta untuk membantu permodalan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Hal itu dilontarkan sejumlah pelaku UMKM di Kelurahan Tingkir Lor, Kota Salatiga saat bertemu dengan Ida Fauziyah.

Pelaku UMKM berharap, jika Ida terpilih pada Pilgub 2018 bersama Sudirman Said, modal usaha bagi pelaku UMKM bisa didapat dengan mudah. “Tentu kami ingin Bu Ida menjadikan pemprov semakin baik, dan benar-benar amanah,” ujar salah satu pelaku UMKM, Masudah Kholil.

Ia menambahkan, selama ini, warga di Tingkir Lor memproduksi kain perca yang dibuat untuk gamis, hingga seprai. Produk mereka juga sudah dipesan sejumlah daerah di luar Jawa. Menurutnya, modal sangat penting dalam menjalankan usaha. Sebab keberadaannya sangat mendukung produksi, dan berimbas pada pemasaran. “Jika pemerintah semakin mempermudah modal pinjaman, atau malah berupa bantuan, tentu kita sangat terbantu,” tegasnya.

Ida Fauziyah menegaskan, bersama Sudirman Said dirinya sudah berkomitmen untuk menyusun APBD yang pro perempuan dan wong cilik. “Tentu keberadaan usaha-usaha seperti ini harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah,” katanya.

Mantan Ketua Umum Fatayat ini menambahkan, UMKM bisa menekan angka kemiskinan. Saat ini, angka kemiskinan di Jateng termasuk tinggi. Perempuan-perempuan bisa berperan mengurangi angka kemiskinan ini. “Dengan usaha di rumah sendiri, tentu bisa mendapat hasil lebih, dan tetap bisa mengurus keluarganya,” ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, tenaga kerja wanita (TKW) di Jateng juga cukup tinggi. Hal ini tak lepas dari minimnya lapangan kerja bagi mereka di daerah asal. Jadi mereka harus kerja di luar negeri. “Imbasnya juga bisa pada keluarga, karena jarak yang jauh dan waktu kerja yang lama,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kades Harus Taat Aturan

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Besarnya dana transfer desa (DTD)  yang dialokasikan untuk tahun anggaran 2018 menuntut kehati-hatian jajaran kades beserta para perangkatnya. Terutama dalam pengelolaan...

WTP Kota Salatiga Hasil Penilaian Murni

SALATIGA – Kota Salatiga menjadi salah satu kabupaten/kota yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan LHP LKPD diserahkan...

Hendi Antar Sendiri E-KTP ke Rumah Warga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan seluruh pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang sempat tertunda di tahun 2016 dan 2017,...

Kepesertaan JKN-KIS Rendah

JOGJAKARTA - Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – (Kartu Indonesia Sehat (KIS) masih rendah. Program JKN-KIS yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS)...

Makam Sunan Kalijaga Jadi Perhatian Pengamanan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ribuan peziarah padati Makam Sunan Kalijaga, Minggu (24/12). Banyaknya peziarah menjadi perhatian tim gabungan dalam melakukan patroli khusus. Termasuk pengamanan perayaan...

Desain Interior Praktis dan Efisien

RADARSEMARANG.COM - Modifikasi bukan sekedar untuk membuat penampilan mobil berbeda dan lebih kece. Namun mobil ternyata juga bisa digunakan untuk kegiatan niaga atau jual...