33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Ganjar Ajak Panwas Sosialisasikan Aturan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) untuk tidak bosan melakukan sosialisasi aturan Pilkada. Sosialiasi diperlukan untuk mengedukasi semua pihak tentang batasan yang boleh dan tidak dalam setiap kegiatan kampanye.

Sosialiasi tersebut berlangsung spontan atas inisiatif Ganjar sendiri. Bermula ketika Ganjar hadir dalam acara Ngopi Bareng di Desa Kramat, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, kemarin. Ketika tiba di rumah Salim, warga setempat yang kediamannya menjadi lokasi acara, Ganjar melihat beberapa petugas Panwas kecamatan sudah ada di tempat.

Kader PDI Perjuangan itu spontan mengajak petugas Panwas ikut masuk. Bahkan duduk di depan bersama dirinya. Dia meminta petugas Panwascam menjelaskan aturan pilkada sebelum acara dimulai.

“Kemarin saya keliling di Jepara didatangi petugas, sepertinya aturannya agak banyak, jadi saya banyak diperingatkan. Maka kali ini saya mengajak sekalian sosialiasi agar saya juga paham dan masyarakat jadi tahu,” paparnya.

Petugas Panwascam Nur Azizah menjelaskan, dirinya hadir bersama dua rekannya yakni Nur Ikhsan dan Misbakhul Ulum. Menurutnya jika model acara seperti Ngopi Bareng bukan masuk kategori kampanye. “Disini saya lihat tidak ada atribut kampanye, spanduk dan APK juga tidak ada jadi bukan kampanye,” katanya.

Karena bukan acara kampanye, maka aturannya seorang calon tidak boleh mengungkapkan ujaran dan ajakan untuk memilih. “Nuwun sewu, ampun ada ajakan nggih,”  katanya.

Mendengar penjelasan tersebut, Ganjar langsung setuju. Ia berjanji tidak mengucapkan kalimat berisi ajakan ataupun gestur tertentu. “Nah jadi sudah jelas, acara ini ngobrol saja, saya mendengarkan masukan dan keluhan saja. Saya tidak akan mengajak ya, saya yakin semua di sini sudah tahu mau milih siapa,” kata Ganjar disambut tepuk tangan warga.

Dalam sesi dialog, Karsono dari Kelompok Tani Makaryo Desa Kramat mengatakan, tidak hanya dalam acara Ngopi Bareng, seharusnya di semua acara yang dikunjungi Ganjar tidak perlu ada kalimat ajakan. “Pak Ganjar tidak usah mengajak sudah banyak yang kenal, apa yang sudah dilakukan banyak yang positif dan dirasakan warga,” ucapnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

NU akan Bangun Rumah Sakit

WONOSOBO - Kesehatan dianggap sebagai layanan publik yang paling dibutuhkan masyarakat. Karenanya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Wonosobo masa khidmat 2017-2022 berencana akan membuat...

Berjalan 11 Km Lintasi Desa

TEMANGGUNG- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Temanggung menggelar Lomba Lintas Alam yang dipusatkan di Balai Desa Kledung Kecamatan Kledung,...

May Day, Ribuan Buruh Tutup Jalan Nasional

UNGARAN – Dalam momentum May Day, ribuan buruh dari berbagai perusahaan di Kabupaten Semarang turun ke jalan, memperjuangkan hak-hak mereka, Senin (1/5) kemarin. Dalam...

Reuni UIN, Deklarasi Perangi Radikalisme

SEMARANG - Reuni akbar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang dihadiri 1.000 lebih alumni, juga mendeklarasikan memerangi virus radikalisme yang belakangan mengancam keutuhan...

Bulan Dana PMI Lampaui Target

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Hasil pengumpulan bulan dana PMI Kota Salatiga Tahun 2017 mencapai Rp178.550.600. “Ini melebihi target yang telah ditetapkan yakni Rp150.000.000 atau dengan...