33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

DPRD Jateng Dorong Pengembangan Desa Wisata Lolong

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Kunjungan dimaksudkan  untuk mengetahui keindahan dan pengelolaan desa wisata tersebut.

Selain itu Komisi B DPRD Provinsi Jateng memasukkan desa Lolong menjadi salah satu desa yang menarik perhatian untuk dikunjungi dalam kegiatan studi banding penyusunan Raperda tentang Desa Wisata.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Messy Widastuti mengatakan bahwa dalam pembuatan Perda Pemberdayaan Desa, anggota dewan mengunjungi desa-desa wisata yang populer sebagai bahan rujukan.

“Pembuatan Perda ini, karena kita menginginkan desa merupakan motor atau motivator, atau alat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sehingga, desa perlu diberdayakan untuk peningkatan perekonomian, sehingga kemiskinan berkurang,” ungkap Messy Widastuti.

Pihaknya  juga mengatakan bahwa Desa Lolong sebagai salah satu desa wisata di Jawa Tengah dengan potensi durian berlimpah, sehingga mampu berkembang serta memberikan peningkatan perekonomian rakyat. Namun, agar bisa menjadi sebuah desa wisata yang baik, masih perlu dilakukan pembenahan, khususnya area parkir dan fasilitas umum lainnya terutama tempah sampah. “Mulai dari kebersihan, cara membuat kulit durian agar tidak tidak mengundang lalat, serta pembenahan rumah-rumah penduduk,” katanya.

Semetara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menyebutkan Desa Lolong mempunyai keunggulan yang kompetitif dan komperatif, seperti hasil kajian dari Komisi B DPRD Jawa Tengah. “Kami akan menjalankan masukan yang konstruktif menuju desa wisata, apalagi nanti setelah dibackup dengan Perda. Akan ditata zonasi, pemetaan keunggulan potensi, pembenahan dan sebagainya. Yang jelas akan segera kami tindak lanjuti,” tegas Bupati Asip. (thd/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perbaikan Jembatan Ampel, Macet 5 Kilometer

KAJEN-Kemacetan panjang kembali terjadi pada liburan Idul Adha mendatang, lantaran adanya perbaikan jembatan di Desa/Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Arus lalu lintas yang semula tiga...

Tak Ingin Muspro, Fajar Gandeng Pedagang

WONODRI – Tidak ingin revitalisasi pasar tradisional muspro alias tidak berfungsi karena pedagang enggan menempati bangunan baru, Dinas Perdagangan Kota Semarang, mulai menggelar sosialisasi...

Lagi, Rem Blong di Jalur Tengkorak

WONOSOBO - Truk bernopol H 1361 WA mengalami kecalakaan tunggal di jalur tengkorak, Desa Kalikuto Kertek, Rabu (7/6) pukul 12.30. Bagian depan truk rusak...

Menyemai Pembelajaran IPS Penuh Makna

RADARSEMARANG.COM - PROSES pembelajaran IPS memang dapat dilakukan dengan menerapkan berbagai metode pembelajaran. Namun sebagaimana dalam proses pembelajaran secara umum, pendidik sejak awal harus...

582 KK Buang Air Besar Sembarangan 

“Kami prihatin hingga saat ini masih banyak warga melakukan hal yang tidak sehat itu (membuang air besar sembarangan, Red)” Krisseptiana Hendrar Prihadi-Ketua Forum Kota Sehat   RADARSEMARANG.COM,...

Enjoy Bekerja di Hiburan Malam

RADARSEMARANG.COM - BEKERJA di tempat hiburan malam, membuat Wulan Cahyaningrum merasa nyaman. Sebab, dibanding tempat  kerja sebelumnya, kali ini ia justru merasa  lebih enjoy...