Beranda Berita Semarang Penundaan 119 Jamaah Umrah, Abu Tours Bungkam

Penundaan 119 Jamaah Umrah, Abu Tours Bungkam

Others

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG  Tertundanya keberangkatan calon jamaah umrah Abu Tours and Travel di berbagai daerah, diduga juga terjadi di Semarang bahkan Jawa Tengah.  Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji & Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jateng bahkan sudah menyebut kasus Abu Tours mirip dengan kasus penipuan calon jamaah umrah dan haji First Travel.

Sayangnya, pimpinan Abu Tours Cabang Semarang masih bungkam alias enggan dimintai konfirmasi. Branch Manager Abu Tours Semarang, Al Habibi, sampai Rabu (21/2) pukul 21.00 tadi malam belum bisa memberikan keterangan  dengan dalih masih ada kegiatan di luar kota. “Nanti ya Mas, saya lagi ada kegiatan di luar,” katanya dalam pesan WhatsApp.

Salah satu mantan karyawan Abu Tours Kantor Makassar, Ahmad, enggan berkomentar banyak ketika dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, dengan dalih sudah mengundurkan diri awal tahun lalu. “Dulu sih masih berjalan (pemberangkatan umrah). Awal tahun lalu juga ada keberangkatan. Kalau gagal sih tidak, mungkin ada penundaan, namun saya tidak bisa berkomentar banyak karena saya sudah mengundurkan diri,” ujarnya.

Ia berharap penundaan pemberangkatan calon jamaah umrah saat ini bisa terselesaikan dengan baik. “Doain aja nggak ada kegagalan berangkat, terkait polemik saat ini saya tidak bisa berkomentar,” katanya.

Ketua  Amphuri Jateng, H Endro Dwi Cahyono ST menerangkan, pihak Kementerian Agama harus melakukan pembinaan dan secepatnya menyelasaikan permasalahan tersebut, dengan memberikan hak kepada calon jamaah yang keberangkatannya tertunda. “Hak dari calon jamaah ini harus dipenuhi. Ada baiknya jika tidak dipenuhi bisa melapor ke pihak berwajib,” ucapnya.

Terkait maklumat yang berisi penambahan dana agar calon jamaah bisa berangkat, lanjut dia, sebenarnya itu bukan merupakan penyelesaian masalah dari pihak Abu Tours. “Kalau menghimpun dana lagi tidak boleh, sudah  kewajiban travel tentu memberangatkan atau mengembalikan uang yang sudah disetorkan, serta tidak boleh menghimpun dana,” tuturnya.

Sebelumnya, sumber Jawa Pos Radar Semarang di Abu Tours Cabang Semarang menyebutkan, penundaan pemberangkatan calon jamaah umrah juga terjadi di Semarang. Namun ia menyebut jika calon jamaah bukan gagal berangkat, melainkan dijadwalkan ulang karena dampak dari kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menaikkan pajak sebesar 5 persen. “Jadi bukan gagal, hanya dijadwal ulang. Dan akan diberangkatkan secepatnya, ini baru dicarikan solusinya termasuk dikeluarkannya maklumat,” jelas sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Menurut sepengetahuannya, total ada 119 calon jamaah asal Semarang yang akan dijadwalkan ulang, sementara untuk wilayah Jawa Tengah belum bisa ditentukan jumlahnya. “Jumlahnya mungkin banyak, namun khusus Semarang ada 119 calon jamah,” katanya. (den/aro)

Stay Connected

12,286FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here