33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Terpaksa Bolos Sekolah, sempat Dikunjungi Cagub Ganjar

Al Rayyan Dziki Nugraha, Bocah 10 Tahun Rawat Sendiri Ibunya di RS

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM – Kisah Al Rayyan Dziki Nugraha, warga Blondo, Mungkid, Kabupaten Magelang yang dengan setia menunggui ibunya,  Ani Supriyati, 40,  yang tergolek di RSUD Tidar akibat menderita gagal ginjal menyentuh hati. Bahkan, kisahnya itu menjadi viral di dunia maya. Seperti apa?

AGUS HADIANTO

SENYUM selalu menghiasi bibir Al Rayyan Dziki Nugraha atau akrab disapa Rayyan kepada setiap pengunjung yang menjenguk ibundanya yang terbaring di tempat tidur Bangsal Gladiol kelas 3 RSUD Tidar Kota Magelang, Minggu (18/2) pagi. Sesekali bocah 10 tahun ini memegang tangan ibunya yang menatapnya penuh haru. “Sudah empat kali masuk rumah sakit karena ibu sakit gagal ginjal dan pembengkakan jantung,” kata Rayyan, yang terus menebar senyum tatkala ditanyai para pembesuk.

Rayyan mengaku dirinya sudah sejak 10 hari lalu menunggu dan meladeni permintaan ibunya selama di rumah sakit. Rayyan juga yang membantu ibunya duduk, mengganti pakaian, hingga mengantar ke kamar mandi. “Saya sayang sekali sama ibu. Saya tidak mau berpisah. Saya juga menyuapi ibu makan. Pokoknya saya sangat sayang sekali sama ibu,” kata Al Rayyan lirih sambil tetap berdiri di samping pembaringan ibunya.

Aktivitas Rayyan yang terus menerus menemani ibunya memaksa dirinya harus meninggalkan bangku sekolah di SDN 3 Mertoyudan untuk izin tidak masuk. Rayyan mengaku dirinya sudah beberapa kali menemani ibunya dirawat di rumah sakit dan tidak masuk sekolah.

“Sudah empat kali masuk rumah sakit, karena ibu sakit gagal ginjal dan pembengkakan jantung. Kadang kondisi ibu drop, sehingga harus dirawat di rumah sakit,” urai siswa kelas 3 SD ini.

Rayyan mengakui ibunya adalah satu-satunya orang yang paling dekat dengan dia, karena dirinya juga tak pernah mengenal ayahnya. “Ibu sangat sayang ke saya, jadi saya juga sayang ibu,” imbuh Rayyan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dobel Alhamdulillah

Oleh: Dahlan Iskan Saya sengaja pilih tidur. Biar pun ternyata ok: habis maghrib sudah bisa tiba di Istanbul. Masih bisa ikut rame-rame malam tahun baru....

Harus Dilakukan Dokter

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Maraknya pemasangan behel ilegal kini menjadi sorotan Ikatan Ortodonti Indonsia (Ikorti). Pasalnya di lapangan banyak ditemukan praktik pemasangan behel yang dilakukan...

Kuncinya Iman yang Kuat

RADARSEMARANG.COM - DOKTER spesialis kejiwaan RSUP dr Kariadi, dr Meyka Didit SPKJ menjelaskan, depresi saat ini tidak hanya menyerang orang tua, namun juga generasi...

30 Kios PKL Soekarno-Hatta Dirobohkan

GAYAMSARI - Sebanyak 30 kios, terdiri atas bangunan semipermanen dan permanen di Jalan Arteri Sukarno-Hatta, dirobohkan paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...

Sejak Seminggu, Samsul Sering Linglung dan Ngelamun

RADARSEMARANG.COM - Kematian Aiptu Samsul Huda menyisakan duka mendalam bagi istri, anak dan  keluarga besarnya. Mereka tak menyangka, anggota Lantas Polsek KP3 Tanjung Emas...

PGN Pasok Gas Tanpa Pipa

SEMARANG - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas pasokan gas bumi. Penyaluran gas tidak hanya secara konvensional yakni melalui jaringan pipa gas, melainkan...