33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Iklan Berjalan Kian Marak di Kota Atlas

Tempuh Perjalanan, Sambil Raup Uang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – Setelah transportasi berbasis online datang layaknya predator, sehingga berbagai jenis transportasi konvensional terkapar. Belakangan ini muncul teknologi aplikasi pendatang baru di setiap kota besar, yakni iklan berjalan. Tak terkecuali di Kota Semarang. Iklan berjalan ini diperkirakan mengancam iklan jenis konvensional seperti videotron, reklame, dan lain-lain. 

Sejumlah aplikasi yang terbilang baru tersebut, berkonsep mobil branding atau iklan berjalan menggunakan media mobil ataupun motor. Sejumlah pemilik modal yang mem-backup aplikasi sejenis ini mengajak para driver atau pemilik mobil/motor dimanapun berada untuk mendaftar sebagai mitra, layaknya Go-Jek.

Setelah terdaftar sebagai mitra, mobil milik driver mitra ini dijadikan tempat memasang iklan suatu produk. Iklan yang terpasang adalah iklan berjenis stiker dan stiker transparan yang direkatkan di bodi atau kaca mobil hinggga full body mobil.

Keuntungannya, pemilik mobil berhak mendapatkan pemasukan uang setiap hari disesuaikan dengan jarak tempuh yang telah diatur oleh layanan masing-masing aplikasi tersebut. Jarak tempuh tersebut dihitung dengan memanfaatkan Global Positioning System (GPS) yang terpasang di smartphone para pengemudi.

Sehingga pemilik mobil menempuh perjalanan setiap hari sembari meraup uang tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan lain. Dengan mendaftar sebagai anggota mitra, rata-rata pemilik mobil bisa mendapatkan penghasilan tambahan Rp 1,5 juta per bulan tanpa harus berkeringat.

Sejumlah aplikasi startup yang bergerak dalam bidang mobil branding tersebut di antaranya; Android Sticar, Ubiklan, Promogo, StickEarn, Karta, KarAds, dan DoQar. Tidak main-main, beberapa startup teknologi ini juga menggandeng sejumlah perusahaan besar seperti Tokopedia, Carmudi, OLX, Akulaku, Bukalapak, Shopee, hingga Grab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bagikan Piagam untuk Pensiunan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang memberikan piagam penghargaan kepada 143 pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Magelang yang purnatugas pada tahun 2017, di Pendopo...

AHM Luncurkan Skutik Penjelajah Jalanan, Honda ADV150

RADARSEMARANG.COM, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan Honda ADV150, skutik penjelajah jalanan yang canggih untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang memilki aktivitas tinggi...

Antar OPD Harus Sinergi dalam Tingkatkan Layanan Wisata

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komisi B DPRD Kabupaten Wonosobo menerima audiensi Forum Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Wonosobo di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten...

Festival Dolanan Anak Cegah ‘Kepunahan’

UNGARAN – Majunya era teknologi saat ini menjadi salah satu penyebab punahnya permainan anak tradisional. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan,...

Narkoba Merambah ke Desa

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Kasus penyalahgunaan narkoba terus meningkat di Kabupaten Temanggung. Bahkan sasaran sudah merambah sampai ke desa-desa. Temanggung tidak lagi menjadi sub penyalur...

DPU Terkendala Minim SDM

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang terkendala SDM dalam penyelesaian paket pekerjaan melalui mekanisme lelang. Hal itu dikatakan Kepala DPU Totit...