33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Selundupkan Sabu ke Lapas Kedungpane

Dikemas dalam Kotak “Ayam Penyet Surabaya”

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Erwin Sulistiyo benar-benar nekat. Ia mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane Semarang. Sabu seberat hampir 100 gram tersebut dimasukkan ke dalam dua bungkus rokok yang disimpan di dalam nasi kotak “Ayam Penyet Surabaya.” Masing-masing kotak rokok diisi sabu seberat 48,46 gram dan 51 gram. Namun aksi nekat Erwin berhasil digagalkan petugas lapas, Jumat (16/2) sekitar pukul 15.00 kemarin.

Kepala Lapas Kedungpane, Taufiqurrakhman, menjelaskan, aksi penyelundupan sabu tersebut dengan modus mengirimkan nasi kotak kepada salah satu narapidana penghuni lapas tersebut.

“Kebijakan kami memang setelah pukul 17.00, keluarga napi diperbolehkan mengirimkan makanan. Namun tetap harus melalui prosedur yang kami tetapkan,” ujarnya, Jumat (16/2).

Taufiq membeberkan, penggagalan upaya penyelundupan tersebut terjadi saat dilakukan pemeriksaan sesuai dengan prosedur pengiriman makanan kepada napi. Saat nasi kotak merek “Ayam Penyet Surabaya” dibuka, ditemukan dua bungkus rokok di dalamnya. “Ada dua bungkus rokok Marlboro yang kemasannya masih utuh. Begitu kami buka bungkusnya, ternyata di dalamnya berisi paket sabu,” terangnya.

Erwin mengaku hendak mengirimkan nasi kotak tersebut kepada seorang napi bernama Ricky Hefnar Pratanto bin Sutanto alias RH. Namun saat dilakukan pengecekan data penghuni lapas, tidak ada napi atas nama tersebut. Taufiq menduga, ini merupakan akal-akalan yang dilakukan Erwin untuk mengelabui petugas. “Sudah kami cari napi dengan nama itu, tapi belum ketemu. Jangan-jangan mereka ini hanya berupaya menyamarkan. Tapi, pasti akan kami temukan napi yang dituju itu,” katanya optimistis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PMI Kekurangan Stok Darah

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal mengaku kekurangan stok kantong darah selama Ramadan ini.  Kekurangan ini lantaran minimnya pendonor darah selama bulan...

OMB UKSW, Bakti UKSW, Peduli dan Berbagi

SALATIGA - “Bakti UKSW, Peduli dan Berbagi” menjadi kegiatan utama mahasiswa baru Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) peserta Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) 2017, Jumat...

Berburu Kearifan Lokal di Desa-Desa Wisata Magelang

RADARSEMARANG.COM - KABUPATEN Magelang memiliki potensi luar biasa terkait dunia pariwisata. Belakangan tidak hanya wisata mainstream saja seperti Candi Borobudur dan Ketep Pass, namun...

Mental Gratisan

Bukan pempek kali ini yang bikin Palembang terkenal. Tetapi, oknum pejabat di sana yang membuat kota tersebut hari ini (24/8) viral.   Ulah oknum pejabat di...

Kalangan Perempuan Lebih Siap Bercerai

"Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) atau kekejaman jasmani, juga menjadi salah satu faktor perceraian meskipun tidak banyak, hanya 4 perkara yang kami data," Panitera...

BNPB Pastikan Foto KM Sinar Bangun di Dasar Danau Hoaks

JawaPos.com - Pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut), muncul beragam kabar bohong alias hoaks. Salah satunya adalah, foto soal...